Luncurkan Aplikasi SI Pelataran, Andi Harun Harapkan Bantu Pelaku Usaha Untuk Dapatkan Izin

(Foto: Walikota Samarinda, Andi Harun saat mencoba Aplikasi SI Pelataran/Ist)

Anews.id, Samarinda – Guna memberikan pelayanan perizinan yang mempermudah masyarakat, Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpada Satu Pintu (DPMPTSP) melaunching program Online Single Submission Risk Based Aprroach (OSS-RBA) bernama SI Pelataran atau Strategi Pelayanan Langsung Tanpa Antrean. Pada hari Selasa (25/10/2022).

Pelaunchingan program online yang diadakan di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda dihadiri langsung dibuka langsung oleh Walikota Samarinda, dan didampingi oleh Kepala DPMPTSP, Jusmaramdhana Alus, serta pejabat Pemkot Samarinda lainnya.

Kepada awak media, Walikota Samarinda, Andi Harun menuturkan bahwa penerapa sistem OSS-RBA sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5/2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, yang terintegrasi bersama pemerintah pusat.

“Kalau dengan dengan sistem OSS versi 1.1 yang sebelumnya itu belum berbasis risiko dan skala usaha. Jadi masih menyulitkan pelaku usah mikro untuk mengurus izin,” ungkap Andi Harun.

Selain itu, AH sapaan karibnya menjelaskan melalui sistem OSS-RBA yang kini telah diterapkan sudah bisa mengakomodir 4 model perizinan. Dengan karakteristik badan usaha maupun perorangan, usaha mikro, kecil, menengah, maupun besar, serta usaha perorangan/badan usaha. Baik yang baru maupun yang sudah berdiri.

“Kalau dulu masih ada perizinan atau rekomendasi lain yang harus diurus dan menjadi urusan Kementerian lain, sekarang sudah terintegrasi melalui OSS-RBA, dan sudah benar-benar terintegrasi melalui satu pintu,” jelas AH.

Dengan adanya Aplikasi SI Pelataran, orang nomor satu di kota Samarin itu berharap bisa mempermudah masyarakat dalam mengurus izin usaha, khususnya para pelaku usaha mikro atau kecil dalam mendapatkan nomor induk berusaha.

“Karena ini bagian dari program unggulan pemerintah kota dalam mendorong terciptanya 10 ribu wirausaha baru,” pungkasnya.

Bagikan