KELUHAN PEDAGANG KECIL DI MASA PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT

ANEWS, Berau – Menyusul Kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam rangka pengendalian Pandemi Covid-19 di Kabupaten Berau sebagaimana Surat Edaran Satgas Covid-19 Kabupaten Berau, sejumlah pedagang kecil atau sektor usaha informal sudah mulai merasakan dampak terhadap kegiatan usahanya yang sepi pembeli, meskipun masih bisa menjual secara take away (dibawa pulang).

Hal itu disampaikan salah seorang pelaku usaha kecil, sumber ANews, Jumat sore, 5/2/2021. Dia mengatakan usaha kecilnya sepi dan mengatakan sulit mau bayar kontrakannya dan untuk makan sehari-hari. Dia juga berharap pemerintah harus juga menghentikan kegiatan pertambangan batubara untuk sementara waktu, agar Bersama-sama dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kabupaten Berau.

“Kami mau makan apa kalau ditutup begini, siapa yang mau bayar sewa kontrakan ini, dan mengasih makan anak kami. Dan Kalau pemerintah mau, tutup juga kegiatan operasi semua perusahaan tambang itu, supaya sama-sama ikut mencegah penyebaran Covid-19,” ujar sumber.

Memang pemerintah dihadapkan ke suatu dilemma, dimana penerapan pembatasan kegiatan masyarakat tIdak dibarengi dengan pembatasan kegiatan operasional perusahaan, yang juga melibatkan banyak orang (karyawan), demi menghindari terjadinya potensi interaksi dan transmisi lokal penyebaran covid-19 di tengah masa pandemi ini.

Seperti sumber diatas, banyak pihak juga berharap agar pemerintah memiliki solusi yang tepat dalam menerapkan kebijakan yang jitu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mempertimbangkan semua aspek prioritas yang terkait langsung dengan peri kehidupan warga masyarakat, sehingga dapat dijalankan tanpa menghilangkan atau mengeliminasi sumber-sumber pendapatan (ekonomi) warga masyarakat itu sendiri. (nov/jul)

Bagikan
bodrum escort - eskişehir esc - mersin escort - mersin escort bayan - mersin esc