TANJUNG REDEB – Perpustakaan daerah (Perpusda) Berau kini tak hanya sebatas memberikan pelayanan di gedung semata. Ruang khusus disiapkan bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktunya untuk kongkow sekaligus menambah ilmu.
Area kiri gedung Perpusda disulap menjadi ruang terbuka dengan fasilitas buku bacaan, ruang duduk bersantai dan beberapa menu minuman yang ada.
“Jadi ini masih dalam rangka uji coba, kami biarkan dulu. Nanti saya tanya bagaimana perkembangannya, kalau memang perlu diubah apa lagi untuk meningkatkan kunjungan, apa yang harus kita lakukan,” jelas Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantosa, ditemui beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, awal mula adanya kafe literasi ini adalah berangkat dari inisiatif untuk mengembangkan kafe, sekaligus juga mengajak pengunjungnya untuk berliterasi atau membaca.
“Biar kita beri kesempatan dulu untuk mengembangkan seperti apa, sembari melihat perkembangannya,” tambahnya.
Inisiatif ini dikatakannya juga muncul lantaran melihat peluang ramainya mobilitas di sekitar area Perpusda. Dan untuk meningkatkan kunjungan salah satunya dengan membuka kafe literasi di hari libur.
“Misalnya minggu, karena Sabtu sudah buka kan. Terus buka sampai malam hari, seperti di Samarinda. Cuma untuk yang hari Minggu malam ini kan kami masih melihat situasi. Terus juga kami mau konsultasikan juga dengan pihak-pihak yang terkait,” beber Yudha.
Kedepan, Yudha menyebut jika tidak akan menutup kemungkinan nantinya Perpusda juga buka pelayanan hingga malam hari. Namun untuk saat ini masih melihat hasil uji coba dari kafe literasi itu sendiri.
Terkait SDM atau petugas yang memberikan pelayanan, akan diberlakukan sistem shift atau bergantian, dengan adanya pemberian apresiasi berupa uang lembur.
Untuk meningkatkan kunjungan, Perpusda juga membuka ruang seluas-luasnya untuk semua pihak berkolaborasi. Termasuk melibatkan UMKM dalam gelaran event-event di sekitar Perpusda. (Ard)













