Harga Beli PLN Rendah, DPRD Berau Khawatir PLTU Lati Terancam Gulung Tikar

A-News.Id, Tanjung Redeb – Rendahnya harga jual energi listrik dari PLTU Lati ke PLN, dianggap mampu menyebabkan Perusda tersebut gulung tikar.

Hal tersebut pun disampaikan
Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman.

Dirinta mengkhawatirkan nasib PLTU Lati, pasca meningkatnya harga batu bara, dan rendahnya nilai jual ke PLN atas energi yang dihasilkan.

Dari informasi yang diperoleh Sakirman, saat ini PLTU tengah melakukan negosiasi ke PLN untuk penetapan harga jual energi yang baru. Setelah adanya peningkatan harga batu bara saat ini.

“Saya dapat kabar, katanya PLTU sedang berupaya untuk melobi harga pembelian daya ke PLTU dari PLN,” ujarnya.

Ditegaskannya, PLTU merupakan aset daerah. Dimana, sehingga keberadaanya perlu diperhatikan.

“Yang kami khawatirkan, harga beli batu bara tinggi, tapi nilai jual energinya rendah. Tentu ini akan berdampak buruk untuk PLTU,” sebutnya.

Dijelaskannya, jika kondisi tersebut tetap dipertahankan, pihaknya khawatir PLTU akan mengalami kebangkrutan.

“PLTU saat ini mungkin berusaha untuk bertahan dalam situasi sekarang. Tapi, kita tidak tahu itu akan berlangsung hingga berapa lama,” sebutnya.

Dirinya berharap, agar PLN bisa segera melakukan penyesuaian tarif harga beli ke PLTU Lati. Sehingga, aset daerah tersebut bisa survive.

“Itu saja yang kami harapkan. Soalnya, potensi PLTU tidak digunakan cukup tinggi. Apalagi ada interkoneksi jaringan dari Tanjung Selor,” pungkasnya. (Adv/Poh)

Bagikan