Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan di Hulu Berau Harus Diperhatikan

A-News.Id, Tanjung Redeb – Dengan keterbatasan akses dan daya jangkau pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terpencil, maka butuh opsi penanganan pemenuhan.

Berdasarkan hasil serapan aspirasi dan tinjauan lapangan ke pedalaman dan pelosok Berau, Anggota DPRD Berau, Elita Herlina menyampaikan bentuk kekurangan pada pemenuhan infrastruktur, sektor pendidikan dan kesehatan yang dilihatnya langsung.

Akses jalan sangat menentukan roda perekonomian masyarakat. Termasuk mendukung banyak sektor lainnya, seperti pendidikan dan kesehatan. Ketersediaan infrastruktur jalan misalnya, tentu menunjang arus mobilisasi masyarakat di banyak sektor penting.

“Ya akses anak-anak menuju sekolah, atau mendapatkan pelayanan kesehatan, pertanian, perkebunan dan banyak hal lainnya yang terdukung jika aksesnya memadai,” jelasnya.

Menurutnya, ada fasilitas sarana dan prasarana yang harus dipenuhi untuk menunjang peningkatan SDM dari hasil sektor pendidikan di Berau.

Sebab menurutnya, untuk mencetak generasi muda yang unggul, diperlukan sarana pendidikan yang memadai. Tetapi belum sepenuhnya fasilitas pendidikan yang ada bisa dikatakan memadai, terutama untuk wilayah terpencil.

Politisi Golkar ini mengungkapkan, masih ada beberapa kampung yang belum memiliki sarana prasarana pendidikan memadai.

Seperti setiap kunjungan ke daerah pemilihan Elita, di wilayah hulu Berau, Ia kerap menyaksikan ada fasilitas sekolah yang dinilai tidak layak.

Tidak hanya dari aspek fisik bangunan tetapi juga ketersediaan tenaga pengajar yang cukup. Salah satunya di Kecamatan Kelay, yang dijumpainya beberapa kali kunjungan. Termasuk aspirasi saat melaksanakan reses.

Kepada dirinya, masyarakat melaporkan perihal ruang kelas yang masih sangat minim. Misalnya ada sekolah yang kekurangan ruang kelas.

“Sudah pasti ini akan berdampak pada proses belajar mengajar,” ungkapnya.

Untuk itu, sarana prasarana khususnya ruang kelas perlu menjadi perhatian pemerintah, terutama di wilayah pedalaman.

“Untuk mencetak generasi muda yang unggul, diperlukan sekolah yang mempunyai sarana dan prasarana yang memadai.
Ketika sarana pendidikan terpenuhi, kegiatan belajar mengajar nantinya bisa berjalan maksimal, dan tentunya akan berpengaruh pada kualitas murid,” katanya.

Elita pun berharap, pemerintah bisa memperhatikan untuk sarana prasarana pendidikan di kampung tersebut supaya bisa disediakan yang lebih baik lagi. Hal sama juga berlaku pada fasilitas kesehatan di wilayah terpencil.

“Tentunya ini menjadi hal yang tidak bisa diabaikan, karena ini adalah salah satu faktor penentu kualitas baik atau buruknya pendidikan kita maupun kesehatan masyarakat kita. Sehingga meski letaknya berada jauh dari kota, namun untuk pendidikan dan kesehatan mereka harus mendapatkan yang sama,seperti kita di wilayah perkotaan,”jelasnya.

Melihat dari dekat fasilitas pendukung di kampung-kampung jauh, Elita Herlina mengatakan pemerintah perlu memberikan porsi sedikit lebih besar saat ini dari anggaran pendidikan untuk mengejar ketertinggalan jika dibandingkan dengan sekolah yang ada di kota.
Baik dari sisi fisik maupun dari sisi tenaga pengajar.

“Ini yang sangat sangat perlu diperhatikan,jangan sampai beda wilayah beda SDM hanya karena keterbatasan yang sebenarnya bisa diatasi,” pungkasnya. (Adv/poh)

Bagikan