TANJUNG REDEB – Selama dua hari berturut-turut, total sudah ada lahan seluas kurang lebih 3 Ha yang habis terbakar. Ini karena adanya oknum tak bertanggungjawab yang melakukan pembukaan lahan, di saat kondisi cuaca panas dan berangin.
Jumat (22/5/2026) siang sekitar pukul 14.00 WITA, lahan seluas 1 Ha di Trans Bangun Kecamatan Sambaliung, terbakar habis. Kemudian pada Sabtu (23/5/2026) pagi sekitar pukul 10.25 WITA, kejadian serupa juga terjadi di Kampung Bukit Makmur Kecamatan Segah. Lahan seluas 2 Ha juga dilaporkan habis terbakar.
“Penyebabnya karena oknum melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. Padahal cuaca di Berau saat ini sedang terik, yang bisa menyebabkan api menyebar lebih cepat,” Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi Muhdi.
Meskipun tak ada korban jiwa karena jauh dari area pemukiman, namun pembukaan lahan dengan cara dibakar jelas tak diperbolehkan.
“Tak ada kendala selama melakukan proses pemadaman oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) di lapangan. Namun disarankan untuk tidak lagi melakukan pembakaran saat hendak membuka lahan. Selain membahayakan diri sendiri, juga mengkontaminasi udara yang ada,” tambahnya.
Berdasarkan data yang tercatat pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, kebakaran lahan menjadi salah satu kejadian yang patut diwaspadai.
Bahkan, potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Berau, titik sebarannya sudah memasuki zona merah. Peta sebaran kerawanan Karhutla diterapkan pada empat wilayah administrasi kecamatan yakni Kecamatan Segah, Tanjung Batu, Teluk Bayur dan Kecamatan Tabalar. (Ard)













