DITENGARAI PETANI BANYAK BELI BIBIT SAWIT PALSU, PEMERINTAH DIMINTA TURUN TANGAN

ANEWS, Berau – Dengan maraknya laporan dan keluhan para petani terkait menurun dan tidak maksimalnya produksi buah sawit di kebun sawit mereka, Ketua Asosiasi Sawit Rakyat Mandiri Kabupaten Berau, Mupit Datusahlan Sabtu, 20/3/2021, menyampaikan kepada para petani mandiri untuk berhati-hati saat membeli benih maupun bibit kelapa sawit, dan meminta kepada pemerintah agar memberi perhatian lebih serta mendampingi agar petani sawit mandiri Kabupaten Berau menjadi petani maju dan ramah lingkungan serta menjadi petani sawit mandiri berkelanjutan.

Hal itu dia sampaikan Mupit, bahkan lanjutnya, banyak juga yang sama sekali tidak memperoleh hasil karena jenis sawit yang ditanam petani bukan berasal dari benih yang tersertifikasi atau palsu.

Kerugian tersebut sangat memberatkan lantaran, biaya pengadaan bibit, perawatan dan pengelolaannya telah menelan banyak biaya namun tak membuahkan hasil yang baik.

Asosiasi Sawit Mandiri Kabupaten Berau (ASRM) yang selama ini terus mendampingi petani terus berupaya membangun sinergitas dengan berbagai lintas sektor dan pemangku kebijakan.

Mupit berharap para petani sawit mandiri di Kabupaten Berau mampu menyumbang pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah serta menjadi garda terdepan dalam menjaga alam di wilayahnya.

Semoga pemerintah dapat terus mendorong keberadaan petani sawit mandiri ini menjadi kekuatan ekonomi di tingkat desa, dan mendengar harapan masyarakat bahwa adanya perusda perkebunan yang juga dapat membantu dalam proses pengolahan hasil panen kebun sawit masyarakat serta memberi nilai yang tinggi.

Selain banyaknya petani yang salah membeli bibit benih sawit, dan harga beli TBS yang kadang masih dikeluhkan, pemerintah musti memberi terobosan yang tepat untuk permasalahan tersebut. (jul/nov)

Bagikan
bodrum escort - eskişehir esc - mersin escort - mersin escort bayan - mersin esc