MARATUA – Permasalahan jaringan telekomunikasi di wilayah kepulauan, khususnya di Maratua masih menjadi isu yang tak kunjung selesai.
Mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Didi Rahmadi, Kepala Bidang Persandian dan Statistik (Santik) Diskominfo, Muhammad Saleh, mengatakan, untuk tahun 2026, Diskominfo masih akan mengoptimalkan jaringan Wifi yang telah terpasang sebelumnya. Namun ia mengakui, konektivitas yang bersumber dari jalur utama masih kerap mengalami gangguan.
“Ping yang kami ambil dari platform pusat sering mengalami putus beberapa detik. Secara otomatis hal itu mengganggu komunikasi, terutama yang menggunakan radio,” ujar Muhammad Saleh pada Musrenbang Kecamatan Maratua, Rabu (11/2/2026).
Ia menerangkan, jaringan Wifi yang terpasang di Pulau Derawan bersumber dari Tanjung Batu, kemudian diteruskan ke Pulau Maratua. Ketika terjadi gangguan pada jalur utama tersebut, maka dampaknya langsung terasa hingga ke Pulau Maratua.
Kondisi geografis kepulauan yang saling terhubung menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas jaringan. Oleh karena itu, Diskominfo berkomitmen memasukkan usulan penguatan infrastruktur komunikasi dalam rencana kerja dinas ke depan.
“Kami mohon maaf atas gangguan yang selama ini dirasakan masyarakat. InsyaAllah usulan pengadaan dan penguatan perangkat akan kami masukkan dalam rencana kerja dinas,” pungkasnya.
Dengan adanya komitmen penguatan jaringan ini, persoalan jaringan internet dan komunikasi dapat segera ditangani, mengingat wilayah kepulauan sangat bergantung pada konektivitas untuk pelayanan publik, pendidikan, hingga sektor pariwisata. (Ta)













