DISDUKCAPIL BERAU SOSIALISASIKAN LAJEBOL TERPADU: PEREKAMAN KTP-E DAN LAINNYA DI KAMPUNG PILANJAU

Disdukcapil Berau Sosialisasikan Lajebol Terpadu di Kampung Pilanjau, Berau

ANEWS, Pilanjau – Dalam rangka meningkatkan kesadaran warga dalam bidang administrasi kependudukan menuju tertibnya pendataan yang ada di Kampung Pilanjau, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Berau melakukan sosialisasi tentang Pelayanan Jemput Bola (LAJEBOL) Terpadu, yang meliputi pelayanan administrasi kependudukan, rekaman KTP-E, dan seluruh layanan yang ada sampai layanan non dokumen pada Sabtu, 17 Oktober 2020, di Kantor Terpadu Kampung Pilanjau, Kecamatan Sambaliung, Berau.

Sosialisasi kebijakan adminstrasi kependudukan dan pencatatan sipil ini juga dimaksudkan dalam rangka Gerakan Indonesia Sadar Adminstrasi Kependudukan (GISA) Tahun 2020,

Kegiatan sosialisasi tentang kebijakan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil ini dilaksanakan untuk mendukung percepatan pendataan yang di setiap tahunnya ada target, dimana masih tinggi nya angka warga di beberapa desa yang belum melakukan rekaman KTP-E.

“Maka targetnya harus terealisasi, yang paling rendah target kami adalah untuk akte kematian dan akte kelahiran termasuk KIA maka kita progres cepat karena ada data yang kami punya, ada berapa ring kampung-kampung, jumlah rekamannya belum dan masih tinggi, serta ada data non dokumen kematian kelahirannya yang masih kecil. Itulah kita pilah-pilih, sasaran untuk melakukan layanan jemput bola. Jadi ada 100 kampung, kita tidak menerbitkan seluruh kampung itu, pertama anggaran yang tidak memungkinkan untuk mencakup seluruhnya,” jelas David Pamuji, Kepala Disdukcapil Berau kepada ANews.

Dengan itu Disdukcapil Berau melaksanakan sosialisasi karena kesadaran masyarakat itu tidak terlalu tinggi, dan informasi terkait persyaratan prosedur penggunaan aplikasi juga belum diketahui secara luas oleh masyarakat.

“Mengarahkan sosialisasi dengan situasi pandemi ini, kami rubah paradigma-nya yang dulu-nya masyarakat harus ke capil mulai 2020 dan 2019 akhir, kami meluncurkan aplikasi yang namanya Disdukcapil Berau. Dari rumah pun masyarakat bisa melakukan pendataan. Mengurangi aktivitas bertemunya masyarakat dengan masyarakat dalam rangka pandemi ini supaya lebih aman. Dan mMembuat semacam branding  bahwa pelayanan disdukcapil ini paling mudah, lebih mudah dari mengurus sesuatu di bank dan cukup di rumah.  Target kedua menghilangkan calo, terget ketiga dengan adanya informasi yang jelas ada layanan capil digital aplikasi yang kami berikan, kita mengharapkan masyarakat jangan sampai lewat calo dan terkena pungli, “ ujar David Pamudji.

Dengan adanya sosialisasi ini sebagian besar warga Pilanjau antusias untuk melakukan pendataan remakan KTP-E dan pelayanan lainnya sangat banyak, tercatat yang melakukan pelayanan 182 orang.  Dengan kegiatan ini memudahkan  masyarakat melaksanakan pendataan atau pun membuat KTP-E.

Diharapkan dengan adanya Pelayanan Jemput Bola (LAJEBOL) ini dapat dioptimalkan beberapa masalah terkait kependudukan seperti jika ada yang sudah lama dan bertahun tahun tinggal di Berau dan KTP nya masih Sulawesi agar difasilitasi untuk mengurus ke capil atau ke petugas register.  Selanjutnya petugas register yang ada di kampung akan memasukkan datanya ke capil. Yang tidak kalah penting agar masyarakat tidak memakai jasa calo. (Ekopurwito/ANEWS).

Bagikan