DINAS PERIKANAN BERAU AKAN GULIRKAN PROGRAM BANTUAN  2021 UNTUK NELAYAN

Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Berau

ANEWS, Berau – Sejumlah program akan digulirkan Dinas Perikanan Kabupaten Berau di 2021 ini, yang merupakan program rutin yang dilakukan untuk mensupport peningkatan kapasitas dan kemampuan para nelayan di Wilayah Pesisir Kabupaten Berau, Hj. Tenteram Rahayu, Kadis Perikanan Berau menyampaikan ke ANews, Selasa, 5/1.

Seperti biasa program dinas perikanan, ada 3 program besar yang pertama adalah untuk perikanan tangkap, perikanan budidaya, kemudian perikanan pemberdayaan, dan juga bantuan-bantuan untuk budidaya seperti benih dan pakan.

“Jadi meskipun ada pengurangan anggaran tetapi program program ke masyarakat bisa kita laksanakan seperti yang program bantuan untuk nelayan seperti mesin alat tangkap itu tetap dapat kita laksanakan,” kata Yayuk, sapaan akrab Kadis Perikana Berau itu.

Kemudian ada program pembinaan dan peningkatan kapasitas SDM nelayan, antara lain Program pelatihan “Basic Safety Training” yang ditujukan, khusus kepada para nakhoda kapal-kapal nelayan yang kapalnya bertonase 7 GT ke atas.  Program pelatihan ini akan mengirim sekitar 20 orang nelayan mengikuti pelatihan di Tegal, Jawa Tengah, untuk mendapatkan lisensi nakhoda kapal nelayan.

“Kami juga memprogramkan pelatihan sebanyak 20 orang untuk nelayan di Tegal Jawa Tengah, nama pelatihannya yaitu basic safety training semacam lisensi untuk nahkoda kapal. Jadi mereka nanti akan bersertifikasi, program ini kami awali dulu dengan 20 orang nelayan ke Tegal nanti kita lihat bagaimana perkembangannya apa saja nanti yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Sebagai mengantisipasi masih di tengah pandemi, Yayuk juga mengatakan memang ada pemikiran untuk melaksanakan pelatihan tersebut di Berau, namun harus menyiapkan sarana pelatihan seperti kolam renang dan sarana pendukung lainnya.

“Jika memang bisa kita laksanakan di daerah kita sendiri dengan beberapa persiapan itu mungkin bisa kita programkan ulang sehingga bisa merekrut lebih banyak peserta,” bebernya.

Diharapkan supaya para nakhoda kapal nelayan itu mengerti aturan keselamatan berlayar data mencari ikan.

“Karena kan sebenarnya kebanyakan nahkoda-nahkoda nelayan kita itukan tidak bersertifikat, ya mereka memang bisa mengendarai, mengerti alur bisa juga berenang tapi disini lebih kepada bagaimana safety mereka sendiri, juga safety kapalnya dan angkutan lainnya,” pungkasnya.

Selain itu menurut Yayuk, dinas juga sudah mulai mengembangkan ikan hias, karena ditengarai komunitas ikan hias di Kabupaten Berau ini cukup banyak.

“Mereka sudah punya komunitas, kebetulan tahun kemaren akhir tahun kementerian ada juga melontarkan paket bantuan, sementara masih ikan cupang, ya para pehoby ikan cupang ini gerakannya sudah cukup aktif dan di masa pandemi banyak orang mungkin hiburan di rumah,” kata Yayuk.

Kemudian ada juga program pembinaan kepada nelayan pembudidaya dan program pemberdayaan pemasaran. (jul/nov)

Bagikan