TANJUNG REDEB – Suasana meriah dan penuh warna mewarnai Perayaan Rangkaian Imlek Cap Go Meh 2026 yang digelar di Panggung Barintak, Tanjung Redeb, (1/3/2026) Minggu sore.
Sejak sore hari, kawasan sekitar Tepian Ahmad Yani mulai dipadati warga yang antusias menyaksikan rangkaian pertunjukan budaya khas Tionghoa. Dentuman musik tradisional yang mengiringi atraksi barongsai dan liong menambah semarak suasana, disambut tepuk tangan meriah para penonton.
Lampion-lampion berwarna merah yang menghiasi area panggung memberikan nuansa hangat sekaligus simbol harapan dan keberuntungan. Tak hanya warga keturunan Tionghoa, masyarakat umum tampak turut menikmati perayaan yang sarat nilai kebersamaan ini.
Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan bahwa Cap Go Meh merupakan hari ke-15 sekaligus puncak peringatan Imlek yang melambangkan rasa syukur dan harapan akan kebaikan bagi seluruh masyarakat. Momentum ini dinilainya sangat tepat karena bertepatan dengan bulan Ramadan.
“Cap Go Meh ini melambangkan kesyukuran dan harapan yang baik untuk kita semuanya. Apalagi bersamaan dengan bulan Ramadan, tentu kita berharap masyarakat bisa saling mendukung dan bersama-sama menjaga kondusivitas di Kabupaten Berau,” ujar Sri Juniarsih.
Ia menambahkan, kuatnya toleransi di Berau tercermin dari antusiasme masyarakat lintas etnis dan agama yang hadir meramaikan perayaan tersebut.
“Ini adalah keberagaman yang luar biasa dan harus terus kita jaga. Berau diisi oleh berbagai suku, budaya, dan agama, sehingga persatuan dan kebersamaan menjadi kunci,” tambahnya.
Sejumlah stan kuliner dan UMKM lokal juga turut meramaikan acara, menawarkan aneka makanan dan minuman kepada pengunjung. Kehadiran pelaku usaha ini dinilai memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, terutama bagi pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Tepian Ahmad Yani menjelang waktu berbuka puasa.
Perayaan Cap Go Meh 2026 ini menjadi penutup rangkaian Tahun Baru Imlek sekaligus wujud pelestarian budaya dan toleransi antarumat beragama. Dengan cuaca yang cerah dan suasana yang kondusif, seluruh rangkaian acara berjalan lancar hingga selesai, meninggalkan kesan hangat bagi masyarakat yang hadir.(Man)













