Buntut Unjuk Rasa, PT SBE dan Pasukan Merah Buat Kesepakatan di Polres

A-News.Id, Tanjung Redeb – Polres Berau memfasilitasi pertemuan antara manajemen PT SBE dengan Serdaduq Adat Regatn Tatau Pasukan Merah DPC Teluk Bayur, buntut aksi unjuk rasa yang di gelar, Senin (14/11/2022) lalu.

Diketahui, ada 3 tuntutan yang disampaikan oleh pasukan merah. Yakni, persoalan pembebasan lahan, ketenagakerjaan dan masalah CSR PT SBE yang dianggap tidak transparan.

Waka Polres Berau, Kompol Rangga Abhiyasa didampingi Kasat Intelkam Polres Berau, AKP Ibnu memimpin proses pertemuan tersebut.

Ibnu mengatakan, bahwa dalam pertemuan itu membuahkan 3 hasil yang dituangkan dalam notulensi rapat.

Yakni, apabila ada keluhan tentang naker agar dilaporkan ke Disnakertrans terkait Hubungan Kerja dan Status serta Kekurangan Upah dengan melengkapi data-data sehingga bisa di tindaklanjuti oleh Disnakertrans Berau.

Lanjutnya, Lembaga Adat Dayak Kalimantan akan membuat pengaduan ke Disnakertrans Berau terkait dengan permasalahan ketenagakerjaan di PT SBE setelah membuat Surat kuasa dari para karyawan.

Kemudian, PT SBE diharuskan siap mengikuti apapun rekomendasi dari Disnakertrans Berau terkait permasalahan ketenagakerjaan.

Terkait persoalan lahan, PT SBE mengaku selalu mengikuti semua ketentuan yang berlaku tentang pembebasan lahan.

“Untuk permasalahan lahan akan di bahas di pertemuan berikutnya karena pemilik lahan belum bisa hadir dan data belum lengkap,” ujarnya.

Kemudian, permasalahan CSR, kata dia, PT SBE sudah menyalurkan CSR Tahap I sesuai ketentuan yang berlaku ke Kelurahan Teluk Bayur, Kampung Rantau Panjang dan Kampung Pegat Bukur sebesar Rp 300.000.000 per Kelurahan atau Kampung dan dalam waktu dekat akan di salurkan kembali Dana CSR Tahap II sebesar Rp 200.000.000 apabila pertanggungjawaban CSR sebelumnya sudah di selesaikan.

“PT SBE diminta untuk selalu siap berkomunikasi dengan Ormas dan apabila terdapat Ormas yang akan mengajukan Proposal Permohonan Bantuan, Pihak Perusahaan Siap Menerima Proposal tersebut dan akan diberikan sesuai kemampuan,” sebutnya.

Kemudian, notulensi rapat tersebut pun telah disepakati oleh pihak PT SBE dan pasukan merah.

Sementara itu, tim hukum PT SBE, Penny Isda Tommy mengaku, telah menyepakati notulensi rapat tersebut. Rapat tersebut pun telah dihadiri oleh direksi dan manajemen PT SBE.

“Ya kami telah menyepakati apa yang telah menjadi notulensi rapat tersebut,” singkatnya. (POH)

Bagikan