BMKG BERAU: WASPADA DAMPAK LA NINA DI KABUPATEN BERAU

Tekad Sumardi, Kepala BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)

 

ANEWS, Berau –  Tekad Sumardi selaku Kepala BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) Berau, pada Jum’at 23 Oktober 2020 menjelaskan mengenai cuaca yang terjadi pada Oktober hingga Desember 2020. Dimana curah hujan yang cukup tinggi merupakan dampak dari La Nina sehingga peningkatan curah hujan berkisar dari 10%-20% di bulan November sampai Januari. Selain curah hujan yang tinggi, dampak dari La Nina juga bisa berupa banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, petir dan gelombang tinggi.

“Musim hujan Indonesia khususnya termasuk di Berau akan disiapkan kesiapsiagaan masyarakat untuk menghadapi bencana yang menyertai musim hujan, yaitu bencana meteorologi diantaranya hujan, banjir, kemudian puting beliung atau angin kencang, petir dan gelombang tinggi,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dari pihak BMKG sudah mengantisipasi mengenai La Nina kepada masyarakat dengan menginformasikannya melalui media. Tekad juga berharap agar warga Kabupaten Berau tetap berhati hati, khususnya di area pemukiman yang dekat sungai dan sering banjir. (din/tasy)

Bagikan