Batal Tanding, Pihak Kutim: “Kita Merasa Dirugikan”

A-News.id, Teluk Bayur – Pertandingan sepak bola antara kesebelasan Kutai Timur melawan Kutai Kartanegara ditiadakan. Akibat dari hal tersebut pihak kesebelasan Kutim mengaku kecewa dengan pihak panitia penyelenggara pekan olahraha provinsi (porprov) ke-7 Kaltim.

Karena atas kejadian ini, pihak kesebelasan Kutim merasa dirugikan baik waktu, tenaga dan materi. Karena menurutnya, segala macam persiapan yang sudah dilalui pihaknya beberapa bulan sebelumnya menjadi terbuang percuma.

Tak sampai situ, kekecewaan ia selaku tamu sangat menyayangkan ketidak profesionalan tim medis dan perlu menjadi bahan evaluasi oleh panitia. Karena menurutnya melalui porprov inilah dapat menjadi ajang pembinaan para atlet.

“Kalau untuk berbicara pertandingan kami Kutim merasa dirugikan, walaupun mungkin kami tidak ada peluang tapi kita disini berbicara pembinaan (atlet) itu yang paling penting,” demikian ujar pelatih Kutim Pandi Widiarto saat diwawancarai, Kamis (1/12/2022).

“Apalagi untuk Kutim sendiri kita punya program pembinaan jadi kemungkinan tim (sepak bola Kutim) ini yang bakal digunakan untuk event-event selanjutnya, jadi dengan kejadian ini tentu kami merasa dirugikan juga karena berkaitan dengan jam terbang,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pertandingan antara kesebelasan Kutim melawan Kukar pada pekan olahraga provinsi (porprov) ke-7 Kaltim terpaksa harus gagal percuma karena nihilnya tenaga kesehatan yang berjaga di lapangan.

Diperoleh infomasi bahwasanya, kronologis ketidak hadirannya tim medis dalam pertandingan sepak bola Kutim melawan Kukar tersebut disebabkan perseteruan perorangan. Bahwasanya dari pihak Kutim melontarkan kata-kata kasar kepada tim medis yang bertugas. (mik)

Bagikan