TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, rumah tahanan, dan lintas sektor dalam meningkatkan pembinaan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.
Asisten III Sekretariat Kabupaten Berau, Maulidiyah, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pemasyarakatan yang terus menjalankan tugas pembinaan dan pelayanan.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan selamat Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 tahun 2026,” ujarnya.
Ia berharap jajaran pemasyarakatan tetap menjaga profesionalisme, disiplin, dan semangat dalam memberikan pelayanan prima.
“Tetap jaga profesionalisme, kedisiplinan, dan pelayanan prima,” tegasnya.
Menurutnya, pembinaan warga binaan harus dilakukan secara kolaboratif agar program-program pemasyarakatan dapat berjalan maksimal dan sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
“Perlu kerja sama lintas sektor agar program ini tercapai dengan baik,” katanya.
Maulidiyah menegaskan, pembinaan harus mampu mencetak warga binaan yang lebih siap ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Harapannya saat keluar, mereka menjadi warga negara yang baik dan siap memberikan manfaat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Tanjung Redeb, Rian Permana, mengatakan pihaknya terus menjalankan program akselerasi dari kementerian, termasuk penanganan over kapasitas hingga pemberdayaan warga binaan.
“Kami terus melaksanakan program akselerasi menteri,” ujarnya.
Ia menjelaskan program yang dijalankan meliputi pengurangan over kapasitas, penguatan ketahanan pangan, pendidikan melalui PKBM, hingga pembinaan UMKM.
“Pendidikan dan UMKM bagi warga binaan terus kami jajaki,” katanya.
Rian mengungkapkan, kerja sama dengan berbagai stakeholder telah memberi hasil nyata, terutama di bidang pendidikan.
“Sudah hampir 35 ijazah paket A, B, dan C yang dikeluarkan melalui PKBM,” ungkapnya.
Menurutnya, program tersebut menjadi bekal penting bagi warga binaan untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan setelah bebas.
“Bahkan ada yang sudah bekerja menggunakan ijazah paket C itu,” pungkasnya.(Akm)













