TANJUNG REDEB – Misteri penemuan jenazah pria di sebuah rumah sewaan di Jalan Pangeran Diulu, Gang Sepakat RT 005, Kelurahan Gunung Tabur, Kecamatan Gunung Tabur, akhirnya terkuak.
Korban diketahui bernama Nur Wahyudi (42), seorang buruh harian lepas. Identitas tersebut dipastikan setelah pihak kepolisian berkoordinasi dengan keluarga korban.
Kasubsipenmas Sihumas Polres Berau, Muhammad Kasim Kahar, menjelaskan bahwa korban terakhir kali berkomunikasi dengan keluarganya pada 1 April 2026 lalu.
“Terakhir komunikasi tanggal 1 April. Setelah itu sudah tidak ada kabar lagi dari korban,” ujarnya, dikonfirmasi Selasa (7/4/2026).
Penemuan jenazah bermula dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau menyengat dari dalam rumah korban. Bau tersebut tercium sejak beberapa hari terakhir dan semakin kuat.
“Karena bau busuk semakin hari semakin kuat, akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian,” jelasnya.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh personel Polsek Gunung Tabur. Saat tiba di lokasi, petugas mendapati rumah dalam kondisi terkunci dari dalam.
“Petugas bersama ketua RT dan warga kemudian membuka pintu secara paksa menggunakan linggis untuk memastikan kondisi di dalam,” tambahnya.
Setelah pintu berhasil dibuka, petugas menemukan korban dalam posisi tengkurap di dalam rumah dan sudah dalam kondisi meninggal dunia serta membusuk. Diperkirakn sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan secara kasat mata.
“Untuk sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil visum,” tegasnya.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asam urat dan dalam kesehariannya kerap mengonsumsi minuman beralkohol.
“Hal ini masih perlu dipastikan secara medis,” lanjutnya.
Proses evakuasi jenazah pun dilakukan oleh petugas. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD dr. Abdul Rivai untuk dilakukan visum et repertum.
“Jenazah saat ini berada di rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban. (Akm)













