Follow kami di google berita

Hampers, Usaha Musiman Jelang Lebaran yang Menguntungkan 

TANJUNG REDEB – Salah satu usaha yang ramai saat musim Lebaran IdulFitri adalah bingkisan atau hampers. Bahkan, usaha ini termasuk musiman lantaran muncul hanya saat mendekati hari besar keagamaan.

Hampers pun kini sudah menjadi tren yang seolah wajib diberikan kepada sanak saudara maupun teman, menjelang Hari Raya Idulfitri. Peluang inilah yang ditangkap para pelaku usaha dadakan.

Seperti Misriani, yang mencoba peruntungan membuka usaha hampers musiman untuk pertama kalinya tahun ini. Berbeda dengan pelaku usaha lain yang berjualan sepanjang tahun, Misriani memilih fokus hanya pada momen besar seperti Lebaran. Keputusan tersebut diambil untuk meminimalkan risiko kerugian sekaligus menyesuaikan dengan modal yang dimiliki.

“Ini usaha hampers pertama saya dan memang hanya dijalankan saat Lebaran saja,” ujar Misriani saat diwawancara, Selasa (3/3/2026).

Misriani membuka sistem pre-order sekitar satu hingga dua minggu sebelum Lebaran. Penjualan berlangsung hingga H-5 sebelum hari raya. Ia sengaja menerapkan sistem pre-order agar produksi bisa disesuaikan dengan jumlah pesanan.

Dengan sistem tersebut, seluruh proses produksi dan pemasaran difokuskan penuh pada periode Lebaran. Strategi ini dinilai lebih aman karena menghindari penumpukan stok sekaligus menjaga kualitas setiap paket yang dikirim ke konsumen.

Dalam satu musim Lebaran ini, Misriani menargetkan produksi sekitar 150 hingga 200 paket hampers. Target tersebut dianggap realistis untuk usaha perdana agar kualitas tetap terjaga dan proses pengemasan berjalan maksimal.

“Target produksi saya sekitar 150-200 paket hampers agar kualitas tetap terjaga dan proses produksi bisa berjalan maksimal,” jelasnya.

Untuk harga, hampers yang ditawarkan tahun ini berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp150.000, tergantung isi dan jenis kemasan yang dipilih pembeli. Ia menyediakan dua pilihan paket, yakni paket standar dan paket premium.

“Isi hampers yang saya tawarkan berupa perlengkapan seperti gelas dan mangkuk, dilengkapi aneka snack atau camilan,” pungkasnya.

Meski minat custom cukup tinggi di pasaran, Misriani mengaku belum menerima pesanan khusus atau perubahan isi paket. Ia memilih fokus pada dua jenis paket yang sudah ditentukan demi menjaga konsistensi dan kualitas produk.

Keputusan menjalankan usaha secara musiman menjadi langkah awal yang diperhitungkan matang. Selain untuk mengurangi risiko kerugian, model usaha ini juga memberi ruang baginya untuk belajar dan mengevaluasi pasar sebelum memutuskan ekspansi di masa mendatang. (Ta)

Bagikan

Subscribe to Our Channel