TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau kembali mencatatkan ekspor komoditas unggulan. Sebanyak 10 ton biji kakao fermentasi dikirim ke Prancis, menandai masuknya kakao Berau ke pasar Eropa dan memperkuat posisinya di perdagangan global.
Bupati Kabupaten Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan, ekspor kakao ke Prancis menunjukkan daya saing komoditas perkebunan Berau di pasar internasional. Menurutnya, permintaan dari Eropa menjadi sinyal positif bagi pengembangan kakao daerah ke depan.
“Ekspor ini membuktikan bahwa kakao Berau memiliki kualitas yang mampu diterima pasar global, khususnya Eropa,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Ia menilai keberhasilan menembus pasar Prancis membuka peluang peningkatan volume ekspor serta perluasan negara tujuan lainnya. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong peningkatan kualitas produksi agar ekspor kakao berjalan berkelanjutan.
“Kami ingin ekspor kakao Berau tidak berhenti di sini, tetapi terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi perekonomian daerah,” tegasnya.
Dengan pengiriman 10 ton biji kakao fermentasi ke Prancis tersebut, Berau memperkuat posisinya sebagai daerah penghasil kakao fermentasi yang aktif menembus pasar internasional. (Man)













