A-news.id,Samarinda – pernyataan calon Gubernur Kaltim Isran Noor yang viral di media sosial (medsos) mendapat tanggapan serius dari sejumlah pihak.
Diketahui, pernyataan Isran Noor saat menghadiri acara publik di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) belum lama ini. Saat itu seorang ibu salah menyebutkan nama calon bupati tersebut.
Si Ibu yang awalnya menyebutkan Dendi kemudian lantas mengkoreksi ucapannya dengan menyebut nama Edy Damansyah.
Isran Noor pun langsung merespons dengan meyebutkan ‘Bukan ditusuk gambarnya, tapi diinjak-injak’ sembari pura-pura menginjak untuk menunjukkan maksud si ibu.
Hal itu ditanggapi langsung oleh Sekjen Forum Bela Negara Kaltim, Maradona Sirajuddin. Ia menilai bahwa pernyataan Isran Noor bisa membuat demokrasi di Kaltim rusak.
Seorang calon pemimpin harus bisa menjaga ucapannya dalam kondisi apapun, terutama di depan publik. Pak Isran seharusnya mampu merefleksikan pesan perdamaian dan bisa memberikan pendidikan politik yang beradab bahkan kepada lawan politiknya sekalipun,” Ungkap Maradona Sirajuddin. Kamis (10/10/2024).
Maradona sapaan karibnya menyebutkan bahwa Forum Bela Negara Kaltim memiliki misi untuk menjaga ketertiban dan kedamaian di masyarakat, apalagi momen penting seperti Pilkada.
Maradona berharap Isran Noor bisa bisa lebih bijak dalam memilih kata-kata terutama dalam berbicara di depan publik.
“Jangan sampai pernyataan seperti ini merusak upaya kita untuk menciptakan konsensus dan menjaga keharmonisan di masyarakat,” Pungkasnya.(fery)













