Tetap Siaga Penularan Covid-19, Satgas Berau Uji Rapid Secara Acak di Tempat Hiburan Malam

Anews, Tanjung Redeb – Sebagai langkah upaya pencegahan kasus penularan virus corona naik kembali, satgas penanganan covid-19 Berau mengambil langkah dengan inspeksi mendadak ke beberapa tempat meliputi kafe, restauran dan tempat hiburan malam lainnya yang beroperasi di kawasan Tanjung Redeb, Sabtu (5/6/2021).

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau Nofian Hidayat mengatakan, ada sekitar lima hingga enam tempat yang dikunjungi satgas.

“Yang jelas titik ini kita mengambil sampel satu titik satu (orang) dulu, kita mungkin tidak akan sampai dua kali, apabila kondisi tidak memungkinkan, angka (kasus covid) kembali naik maka kita akan lakukan operasi yustisi ini secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara untuk sasaran yang disampel tersebut, diantaranya adalah pengunjung, pelaku usaha termasuk pelayan yang dinilai sering berinteraksi langsung dengan para pengunjung.

“Minimal lima orang dan tidak menutup kemungkinan ada indikasi mencurigakan bisa sampai sepuluh orang dalam satu tempat,” katanya.

Lanjut Nofian, jika semisal didapati ada yang reaktif dari hasil tes maka akan segera dilakukan penanganan yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Kalau itu pengunjung pasti dia OTG, kita ambil identitasnya dan dikawal untuk pulang selanjutnya kita laporkan dan ditindaklnjuti oleh puskesmas setempat,” ujarnya.

“Dan apabila ada gejala (covid-19) berat maka akan langsung kita bawa ke UGD covid-19 saat itu juga,” tambahnya.

“Sedangkan khusus untuk pelayanannya maka akan kita lakukan tindakan skrining lebih lanjut lagi, termasuk pelaku usahanya, dan tidak menutup kemungkinan semua karyawannya,” sambung Nofian Hidayat.

Selanjutnya kata dia, akan dilakukan tindakan sterilisasi tempat yang ada indikasi penularan tersebut, sembari menunggu kapan bisa dibuka kembali.

“Di operasi sebelumnya ada sebanyak 46 sampel yang kita ambil untuk uji rapid antigen secara acak Alhamdulillah semua tidak ada yang reaktif atau positif covid-19,” pungkasnya.

Bagikan