Terkait PAW Makmur HAPK, Sarkowi: Nasib Ketua DPRD Ada Di Tangan Mahkamah Partai

ANews,Samarinda – Turbulensi (keadaan terganggu karena perubahan yang tidak dapat di prediksi) kosongnya kursi kepemimpinan nomor satu lembaga legislatif di Provinsi Kalimantan timur terus menimbulkan tanda-tanya, disamping itu masyarakat terus menanti-nanti jawaban siapa yang akan ditetapkan untuk duduk di kursi ini.

Golkar angkat suara mengenai isu ini, Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim Sarkowi Zahry menyampaikan bahwa Golkar sendiri masi menunggu instruksi pimpinan.

“Karena di Banmus itukan fraksi golkar sudah menyampaikan bahwa terkait pergantian Ketua DPRD Kaltim agar segera diagendakan dirapat banmus,” ungkap Sarkowi saat di temui awak media, Rabu 7 Juli 2021.

Diterangkannya juga kalau beberapa waktu lalu, Ketua DPRD meminta waktu untuk melakukan rapat pimpinan. Namun hingga saat ini rapat belum juga digelar.

“Sekarang posisi kami menunggu pimpinan untuk segera digelar rapat Banmus untuk memasukkan agenda pergantian Ketua DPRD Kaltim,” tambahnya.

Menurutnya, pergantian Ketua DPRD itu merupakan perintah partai. Sehingga sudah menjadi tugas fraksi untuk meneruskan dan seyogyanya semua anggota fraksi termasuk Makmur mengikuti perintah dari partai karena ia juga adalah anggota fraksi Golkar.

Anggota Komisi III itu juga meminta kepada semua pihak bisa membedakan mana hal-hal yang bersifat ranahnya partai Golkar mana yang lembaga atau artinya ketika seorang Ketua DPRD itu dalam PP 12 dan Tatib DPRD Kaltim disebutkan bisa diganti pertama jika meninggal dunia, mengundurkan diri dan kalau diganti oleh partainya.

Sarkawi menerangkan pula terkait klarifikasi ataupun pembelaan status jabatan Ketua DPRD Provinsi Kaltim, dilemparkan ke Mahkamah Partai Golkar mengenai hak dan fungsi sebagai kader partai Golkar.

“Silahkan melakukan pembelaan di Mahkamah Partai tapi jangan menghalangi proses yang ada di DPRD, harus saling menghormati kan ini keputusan partai politik. Siapa saja partai politik akan melakukan hal yang sama, banyak kok kasus dimana-mana terkait pergantian Ketua DPRD dan mereka jalan saja. Artinya di Kaltim kenapa tidak jalan, ada apa,” pungkasnya. (Ris)

Bagikan