Rencana Penataan Kawasan Sei. Kunyang Masih Berproses

A-News.id, Tanjung Redeb – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Berau memastikan terkait progres penataan wilayah Sei. Kunyang di Kecamatan Teluk Bayur masih terus berjalan, Rabu (30/11/2022).

Seperti misalnya, Detailed Engineering Design (DED) atau produk perencanaan diakui Kepala Bidang Kawasan Permukiman Berau, Maya Wandyana telah rampung baik yang disusun oleh pemerintah kabupaten maupun pihak Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang pemerintah provinsi Kalimantan Timur.

Bahkan wacananya, terkait zonasi penataan kawasan perumahan di atas air itu akan dimuat ke dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Hingga langkah koordinasi kepada pihak Badai Wilayah Sungai (BWS) mengenai aturan bangunan di atas air.

Setelah semuanya rampung maka tinggal menunggu anggaran fisik yang digelontorkan oleh pemprov Kaltim dalam mewujudkan penataan kawasan bantaran sungai pada tahun 2023.

Lebih lanjut, Maya menjelaskan, kalau untuk pemda akan bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terkait pengangkutan sampah menggunakan motor sampah termasuk koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mengantisipasi bencana kebakaran di kawasan padat permukiman tersebut.

“Kita sudah koordinasi dengan DLHK katanya ada (motor sampah) yang penting prosedur administrasinya yang disiapkan,” katanya.

“Kalau dari BPBD itu menyangkut terkait pelatihan untuk warga Teluk Bayur dalam hal penanggulangan bencana kebakaran,” tambahnya.

Sementara pada saat konsultasi publik, Kabid Perkim itu menyatakan, dari pihak kecamatan dan keluharan Teluk Bayur sepenuhnya mendukung langkah dari pemda dalam hal penataan kawasan di Sei. Kunyang dengan beberapa catatan seperti mengurangi 7 indikator kumuh.

Tujuh indikator kumuh terdiri dari kepadatan penduduk, perencanaan pembangunan, konstruksi bangunan, ventilasi bangunan, kepadatan bangunan, jalan, sistem drainase dan toilet.

“Terkait sosialisasi ke masyarakat kami menunggu kejelasan terkait penganggaran fisiknya, kalau ada baru bisa kami informasikan lebih lanjut ke masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Berau sudah melakukan peninjauan ke lokasi kawasan Sei. Kunyang pada, Selasa (2/8/2022). Dari hasil peninjauan tersebut dinas ini rencananya menata kawasan setempat supaya lebih bersih dan sehat.

Apalagi dalam SK Kumuh yang diterbitkan pada tahun 2016. Hanya tersisa, 3 Kecamatan yang menjadi lokasi penanganan kawasan kumuh. Tiga kecamatan tersebut yakni Gunung Tabur, Sambaliung dan Teluk Bayur.

Dari tiga kecamatan tersebut, Teluk Bayur merupakan kawasan yang masih berpotensi cukup tinggi untuk ditangani, diantara wilayah Sei. Kunyang. (mik)

Bagikan