Puskesmas Tanjung Redeb Tetap Layani Pasien Di PPKM Darurat, Terutama Pasien Yang Urgent Perlukan Penanganan Tenaga Medis

Puskesmas Tanjung Redeb

ANEWS, Berau – Pelayanan Kesehatan kepada masyarakat tetap dilakukan di masa PPKM Darurat karena masuk kategori instansi kritikal yang dapat berkerja di kantor atau Work From Office (WFO) seluruh stafnya sampai 100% sesuai ketentuan edaran bersama Bupati dan Forkopimda.

Hal itu terlihat pada pelayanan kesehatan yang dilakukan Puskesmas Tanjung Redeb, di Jalan Rambutan, Tanjung Redeb, Kamis, 15/7/2021, dimana sejumlah pasien datang untuk mendapatkan pelayanan.

Kepala Puskesmas Tanjung Redeb, H. Kasran saat ditemui, Kamis, 15/7/2021 mengatakan memang pihaknya melakukan pelayanan sesuai aturan, dimana sebelum PPKM Mikro maupun PPKM Darurat, puskesmas buka mulai pukul 7.30 Wita sampai 12.00 Wita siang, kemudian istirahat sampai pukul 13.00, dan mulai lagi pada pukul 13.00 Wita sampai pukul 15.00 Wita setiap hari kerja.

H. Kasran, Kepala Puskesmas Tanjung Redeb

Sedangkan di PPKM Mikro dan PPKM Darurat, puskesmas tetap buka pukul 7.30 lalu mempersiapkan semua peralatan, baru mulai pelayanan pukul 8.00 Wita sampai pukul 13.00 Wita tanpa istirahat.

“Dengan adanya PPKM Mikro dan PPKM Darurat mau tak mau saya harus mengantisipasi terutama tenaga medis saya, karena kita ini ada 3 tugas, pelayanan, yaitu pelayanan di puskesmas, pelayanan vaksin (vaksin imunisasi dasar untuk bayi) dan pelayanan surveilans. Survelians ini khusus  pasien-pasien yang isolasi mandiri (covid). Ini kita pantau juga rumah-rumah siapa yang ada pasien yang harus dipantau, kita edukasi, kita tracing, kita resepkan obat dan kita antar lagi, setiap hari,” ujarnya.

Apalagi, lanjut Kasran, Kecamatan Tanjung Redeb ini zonanya merah, dimana ada 6 kelurahan di Kecamatan Tanjung Redeb yang dilayani 2 puskesmas, Puskesmas Tanjung Redeb dan Puskesmas Bugis untuk sama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Untuk Wilayah Kelurahan Tanjung Redeb, Sei Bedungun dan Kelurahan Gunung Panjang dilayani Puskesmas Tanjung Redeb, sementara untuk Kelurahan Gayam, Karang Ambun dan Kelurahan Bugis dilayani Puskesmas Bugis.

“Jadi kami dibagi 2, selama ini alhamdulillah semua pelayanan itu tetap kita laksanakan, nah untuk mengantisipasi itu kami izin dengan kepala dinas, walaupun kami istilahnya tetap melakukan pelayanan, pulangnya kami dipercepat sedikit, karena kami tidak mau ada kerumunan lebih banyak lagi. Yang awalnya kami pulang jam 15.00 Wita, jadi selama ini kami jam 8.00  sampai jam 13.00 tapi kami tidak istirahat, yang 2 jam itu bisa kami gunakan untuk istirahat teman-teman, karena selama ini kan kita sudah cukup melayani masyarakat dengan kasus yang meningkat ini,” jelasnya.

Selain itu pihak Puskesmas Tanjung Redeb, tambah Kasran, pihaknya malam hari juga ikut sidak masalah PPKM ini, terutama tempat kuliner-kuliner di pinggir sungai, ikut memberi edukasi kepada pemilik usaha, jangan sampai ini menimbulkan kasus baru lagi.

“Di puskesmas ini memang untuk sementara pelayanan Pos Yandu ditiadakan karena yang datang ke pos yandu orang sehat, bayi sehat dan ibu sehat, kita tidak menginginkan klaster pos yandu. Karena memang aturannya di zona merah tidak bisa melakukan pelayanan yang terbuka terutama di Pos Yandu,” imbuhnya.

Tetapi pelayanan vaksin untuk bayi balita (imunisasi dasar untuk bayi) diarahkan langsung ke tempat vaksin, tidak melalui pendaftaran untuk menghindari kerumunan, dan program vaksin bayi ini gratis.

Kasran berharap agar nakes yang memberikan pelayanan ke masyarakat diberikan Kesehatan sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Jumlah pengunjung puskesmas memang terjadi penurunan di masa PPKM, jelas Kasran, namun pelayanan tetap dilakukan dengan maksinal.

Dia juga berharap agar masyarakat dengan adanya PPKM ini bisa mengikuti imbauan pemerintah, supaya bisa menekan penularan covid, agar anak-anak juga bisa sekolah tatap muka terutama bagi anak PAUD/TK dan lainnya.

Dia juga memberikan saran kepada masyarakat untuk tidak terburu-buru datang ke puskesmas, kecuali sakit yang memang harus segara ditangani tenaga medis, untuk itu Kasran menyarankan bisa berobat di rumah saja dulu dengan menerapkan protokol kesehatan, dan bagi nakes yang kebetulan sedang sakit, Dia menyarankan agar tidak turun dan beristirahat di rumah sampai sembuh.

Khusus di PPKM Darurat, puskesmas buka 7.30 dan pukul 8.00 Wita mulai, setelah mempersiapkan peralatan. Pendaftaran sekarang dimajukan dari pukul 11.00 ke 10.30 Wita sampai selesai, kalau sudah selesai kalau masih ada pasien tetap dilayani, sementara kalau ada pasien emergency, langsung dimasukkan ke ruang tindakan tanpa melalui poli umum lagi.  (gil)

 

Bagikan