PARIPURNA PENYAMPAIAN RPJMD BUPATI BERAU 2021-2026

ANews, Tanjung Redeb – Bupati Berau Sri Juniarsih menyampaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026, Senin (10/5/2021).

Pembacaan RPJMD tersebut, berlangsung di ruang rapat paripurna kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Tanjung Redeb.

Penyusunan RPJMD ini adalah untuk menjabarkan visi, misi, tujuan, sasaran dan indikator kunci utama, sebagai pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan bagi seluruh pihak baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Tentu saja di awal kepimpinan kita (Sri Juniarsih dan Gamalis) berdua, tadi bersama-sama kita sudah mendengarkan RPJMD dan sudah disahkan kemudian juga mudah-mudahan antara pemerintah daerah kemudian juga perangkat-perangkatnya serta anggota legislatif juga bisa mensinkronkan kegiatan,” kata Bupati saat dijumpai awak media.

“Selain itu juga untuk memaksimalkan dan mengupayakan program kerja ke depan supaya lebih bisa dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Orang nomor satu di Bumi Batiwakkal itu juga memeperhatikan bahwa 18 program kerja yang disampaikan saat kampanye juga menjadi hal yang perlu dirumuskan bersama sebagai bentuk strategi pembangunan daerah.

“Tentu saja kepada anggota dewan kami sangat berharap dukungan dan masukannya untuk mengembangkan apa yang menjadi cita-cita kita ke depan sesuai dengan visi dan misi kami yang perlu sejalan antara eksekutif dan legislatif,” kata Bupati perempuan pertama di Berau tersebut.

“Untuk yang prioritas yang saya tahu antara lain adalah meningkatkan sumber daya manusia kemudian mengingat kita juga Berau memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa itu yang menjadi prioritas kita untuk meingkatkan ekonomi masyarakat Berau,” pungkasnya.

Arah kebijakan pembangunan 2021-2026 yang dirumuskan antara lain, tahun 2021 berfokus kepada pengendalian covid-19 dan langkah angka pemulihan ekonomi.

2022, pengembangan sektor unggulan daerah meliputi UMKM, Pariwisata dan Pertanian dan meningkatkan daya saing investasi dalam mendukung percepatan pemulihan daya saing.

Tahun 2023, pengkatan kualitas sumber daya manusia yang menguasai iptek dan imtek untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal. 2024, pemerataan sarana dan prasaran publik yang berkualitas dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.

Sementara itu, untuk di tahun 2025 berfokus kepada penguatan tata kelola pemerintahan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagikan