Komisi III DPRD Berau Turun Langsung ke Tasuk Tinjau Jalan Lintas Warga di Jalan Hauling Diportal Berau Coal

Sekretaris Komisi III DPRD Berau beserta dinas terkait dan Ketua Adat meninjau lokasi jalan lintas warga di Tasuk

ANEWS, Berau – Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Berau, Rahman bersama dengan Dinas PUPR, Dishub, Kepala Kampung Tasuk, Kepala Adat Tasuk, External PT. Berau Coal, Muhammad Sarfani dan Masyarakat Tasuk lainnya, meninjau langsung ke lokasi yang dikeluhkan masyarakat Kampung Tasuk yang melintasi jalan hauling Berau Coal, di Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, Selasa 18/5.

Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Rahman mengatakan hari ini ditinjau untuk menindaklanjuti rapat kemarin, memang permasalahan awalnya itu ada di durasi waktu yang ada di portal yakni, pagi satu jam, siang satu jam, sore satu jam, itupun sudah ditentukan perusahaan untuk masyarakat Tasuk melintasi jalan hauling menuju kebunnya masing-masing.

“Maksudnya itu dengan adanya waktu tertentu di pos jaga dengan portal masuk ke jalan hauling, hanya untuk menghindari kecelakaan, karena jalan hauling, cukup berbahaya,”sebutnya.

Selain itu, ditinjau mulai dari RT 3, RT 5 dan RT 6 memang ada jalan yang sudah terbuka yakni di RT 3, namun belum tembus ke RT 5 dan RT 6.  Berdasarkan peta yang dimiliki pemangku adat Tasuk nanti akan disingkronkan ke peta milik PUPR, setelah itu, disingkronkan lagi peta milik Berau Coal, berlanjut ke peta Inhutani TRH, begitupun dengan konsensi lain yang ada di sekitarnya.

Setelah semuanya terkoneksi maka bisa dapat diketahui apakah KBNK atau KBK dan jalur alternatif mana yang akan dilewati, apakah juga tetap di jalur RT 3 tembus ke RT 5 ke RT 6? Jika semisalnya masuk dalam KBK maka akan dicarikan solusi lain.

“Ini baru perencanaan awal, makanya kami undang pihak terkait sehingga harapan kedepannya ada jalan alternatif yang akan dibuka untuk masyarakat. Kalau memang nanti  melewati jalan hauling pastinya memakai izin crossing atau izin melintas saja,” kata Rahman.

Hal senada dikatakan Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Berau, Junaidi, keinginan masyarakat adanya jalan alternatif berada disini yaitu di RT 3, RT 5 serta RT 6 dan kini sudah terlihat.

Soal titik kordinat kedepannya kami akan buat pra-desain atau hitungan awal, soal anggarannya diperkirakan nanti, itupun sambil menunggu pihak Berau Coal atas kejelasan posisi rencana jalan.

“Apakah disetujui pihak Berau Coal atau masih ada pertimbangan lain yang harus diselesaikan terlebih dahulu, setelah itu kami akan fokus pelaksanaan teknis untuk ruas jalannya,” ungkap Junaidi.

Muhammad Sarfani selaku external PT. Berau Coal menuturkan, semua sudah ditinjau bersama, mulai dari lokasi titik jalan alternatif dan segi keamanan. Di lokasi tersebut, ada jalan hauling Berau Coal, NBC , PSG dan perkebunan sawit dan masih banyak lagi jalan hauling perusahaan di Kampung Tasuk ini.

“Nah! Kembali soal keinginan warga ingin adanya jalan laternatif, kami akan diskusikan ke manajer, begipun juga dengan tanggapan dari dinas terkait akan kami sampaikan semuanya, mengapa demikian, karena kami sebatas ikut aturan Berau Coal saja, mudah-mudahan persoalan ini cepat usai,”ucapnya. (skf)

Bagikan