Keuangan Terbatas: Usulan Dana Pembangunan Lanjutan Jembatan dan Jalan ke Pelabuhan Mantaritip Tahun 2021 Belum Terealisasi

ANEWS, Berau – Terkait pembangunan Pelabuhan Mantaritip, Kampung Pilanjau, Kecamatan Sambaliung, Berau – Kalimantan Timur yang ditengarai dibangun pada tahun 2013 lalu, perencanaan dan pembangunannya diduga tidak sinkron dengan dengan perencanaan pembangunan Pemerintah Kabupaten Berau pada waktu itu.

Proyek pelabuhan Mantaritip yang menggunakan dana APBN senilai kurang lebih Rp. 99,1 miliar yang mangkrak sampai saat ini, dikarenakan mungkin salah satunya akses jalan yang akan digunakan menuju pelabuhan tersebut belum rampung dikerjakan sampai saat ini.

Terkait masalah prasarana jalan yang belum rampung tersebut, ANews  meminta penjelasan Jimmy selaku Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan DPUPR Kabupaten Berau yang menuturkan soal permasalahan seputar pembangunan akses jalan ke Pelabuhan Mantaritip tersebut.

“Memang yang kami laksanakan pekerjaan di poros tersebut terakhir di tahun 2019, selain jalan, kami juga mengerjakan pembangunan jembatan, akan tetapi dengan terbatasnya anggaran yang berakibat tidak semua tuntas,” ujarnya.

Diketahui panjang ruas jalan menuju pelabuhan itu total 7 km, dan 5 km telah dibuka, karena ada sungai jadi mengharuskan pembangunan jembatan.

“Sudah kita anggarkan untuk pembangunan jembatan tersebut, tetapi memang ada keterbatasan anggaran untuk menuntaskan jembatan itu.  Sumber dana dari Bantuan Dana Provinsi, dan kita sudah mengajukan lagi di tahun 2020 tetapi memang belum ada dananya, dan di tahun 2021 ini pun belum terealisasi untuk dana pembangunan jembatan tersebut,” tambah Jimmy.

Pada prinsipnya, lanjut Jimmy DPUPR Kabupaten Berau telah siap untuk menyelesaikan proyek pembangunan jalan dan jembatan untuk menunjang proyek pelabuhan Mantaritip itu agar bisa cepat diselesaikan. (gil)

 

Bagikan