Ketua DPRD PPU Dorong Pembangunan Universitas Panajam

Anews.id, Samarinda – Ketua DPRD Kabupaten Panajam Paser Utara Jhon Kenedy mendorong dunia pendidikan di daerahnya berkembang, mengimbangi pembangunan ibu kota negara (IKN). Diantaranya membangun universitas negeri.

Hal itu disampaikannya kepada awak media usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama dengan Komisi IV DPRD Kaltim terkait rekomendasi pembangunan Universitas Islam Panajam.

Menurutnya, bukan tanpa maksud dan alasan rencana dibangunnya universitas di daerah tersebut. Pasalnya, hingga saat ini Kabupaten Paser Panajam Utara belum memiliki universitas. Akibatnya, banyak dari lulusan SMA atau SMK di sana yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Bahkan kata dia, seorang siswa yang telah menamatkan pendidikan di tingkat SLTA, terpaksa harus hijrah ke kota atau provinsi lain, jika ingin mendapatkan gelar sarjana.

“Kita melihat selama ini banyak warga kita di PPU putus sekolah karena faktor ekonomi. Jauhnya sarana pendidikan, yang sebagian besar ke pulau Jawa, Sulawesi tentu menjadi masalah,” ungkapnya. Selasa 8 Juni 2021.

Rencana pembangunan universitas Islam Panajam ini dinilai akan memudahkan masyarakat, khususnya pelajar yang akan melanjutkan pendidikan tanpa harus keluar dari daerahnya. Selain itu, kata Jhon Kenedy, tujuannya adalah untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkompetisi.

“Kita sudah melakukan survei, didorong dengan adanya rencana yayasan Islam Kabupaten PPU membangun universitas, tentu akan mempermudah. Artinya menyiapkan SDM yang selama ini terputus. Tapi dengan berdirinya universitas, tentu masyarakat kita dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi,” jelasnya. Bu

Untuk pembangunan gedung universitas, diterangkan Jhon Kenedy, pemetaan telah dilakukan di wilayah Kecamatan Panajam. Lahan yang dipersiapkan seluas 4 hektar. Sedangkan anggaran pembangunan akan menunggu proses berjalannya pembangunan.

“Tinggal menunggu rekomendasi DPRD Provinsi dan pak Gubernur. Anggaran sudah ada schedule tapi prosesnya harus dijalankan dulu. Kalau proses sudah berjalan, tentu rencana anggaran kita buat lagi untuk pembangunan. Saya kira masyarakat Panajam siap membantu. Tapi terkait anggaran belum bisa diberitahukan, karena masih tahap menyelesaikan admin. Makanya kami sebagai wakil rakyat, makanya kami mendorong rencana percepatan pembangunan universitas PPU ini. Makanya kami langsung turun ke sini, bertemu DPRD supaya lebih jelas,” pungkasnya. (Ris)

Bagikan