KALIMANTAN TIMUR SIAP BERJIHAD KE PALESTINA JIKA PEMERINTAH IZINKAN

ANEWS, Berau – Tindakan brutal dan kekejaman serta kekerasan yang dilakukan oleh pasukan keamanan Israel dengan mengusir paksa warga Palestina dari wilayah tinggal mereka, yang diklaim pemukiman Yahudi Israel di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur itu telah menyulut bentrokan antara warga palestina dengan pasukan Israel di saat warga muslim Palestina tengah berpuasa dan beribadah di penghujung Ramadhan tahun 2021, termasuk mencegah, melarang dan menyerang serta mengusir ribuan warga muslim Palestina yang tengah beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Polisi Israel menggunakan gas air mata, peluru karet, dan granat kejut untuk membubarkan warga Palestina yang berjaga di Masjid Al-Aqsa untuk mencegah penggerebekan oleh ekstremis Yahudi, di Yerusalem Timur pada 10 Mei 2021. (Eyad Tawil – Anadolu Agency)

Penggusuran dan pengusiran warga Palestina di daerah pendudukan Israel yang menyerang mereka dengan siraman air, gas air mata, peluru berlapis karet, dan granat setrum itu telah menyebabkan ratusan korban warga Palestina dan puluhan ditangkap, seperti yang dilansir dari berbagai sumber pemberitaan, 9/5/2021.

Kecaman pun datang dari umat Islam di berbagai negara yang mengutuk tindakan biadab pasukan keamanan Israel itu, temasuk dari kalangan umat Islam, ormas Islam dan organisasi keagamaan  di Indonesia, diantaranya KBBKT, Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur.

H. Abidinsyah sebagai salah seorang tokoh KBBKT Kabupaten Berau, Kamis, 13/5/2021 mengatakan bahwa tindakan kekerasan dan kekejaman biadab pasukan keamanan Israel terhadap warga sipil Palestina itu sudah melampaui batas dan ini telah menimbulkan amarah bagi kalangan luas organisasi dan umat Islam yang siap dan terpanggil untuk berjihad membantu warga Palestina, termasuk Pasukan KBBKT Berau dan Kalimantan Timur, jika pemerintah mengizinkan.

Jika diizinkan pemerintah, tambah Abidinsyah, segenap komponen masyarakat KalimantanTimur yang siap dan terpanggil berjihad ke Palestina akan bersatu dan berjuang bersama komponen umat Islam lainnya untuk membela hak-hak azasi kemanusiaan saudara kita rakyat Palestina dengan mempersiapkan diri untuk berangkat ke Palestina.

(Tribunnews.com) Api membumbung tinggi membakar pemukiman warga Palestina di Gaza oleh serangan udara tentara Israel, Selasa (11/5/2021).

“Jika pemerintah mengizinkan berangkat, maka kita siap memberangkatkan mereka dengan biaya sendiri,” tegas Abidinsyah.

Karena menurut H. Abidinsyah, apa yang dilakukan pasukan Israel itu sebagai tindakan melanggar HAM dan undang-undang Internasional yang mendapatkan kecaman dunia karena dinilai merupakan ambisi pemerintah zionis Israel untuk terus memperluas kekuasaan di wilayah Negara Palestina itu, dan tindakan pasukan keamanan Israel itu diyakininya sebagai biang keladi timbulnya terus permasalahan di tanah Palestina tersebut. (jul)

Bagikan