Imigrasi Sebut 11 WNA yang Masuk ke Indonesia Karena Kehabisan BBM

A-News.id, Tanjung Redeb — Masuknya 11 WNA asal Malaysia di wilayah perairan Tanjung Batu, diketahui karena kapal atau perahu yang digunakan kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal itu dijelaskan Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Redeb, Misnan.

Diketahui, 11 WNA tersebut terlihat di dermaga Sunrise atau tradisional Kampung Tanjung Batu.

Misnan menyebut, pada Selasa 27 September 2022 pukul 08:00 Wita tim dari Kantor Imigrasi Tanjung Redeb menuju lokasi Dermaga Sunrise Tanjung Batu untuk melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang manusia perahu.

Dari hasil pemeriksaan diperoleh informasi manusia perahu yang terdampar berjumlah 11 orang dewasa berjenis kelamin Laki – laki.

Manusia perahu tersebut berasal dari pulau Bangau-bangau dan Pulau Sampoerna Malaysia.

“Perahu yang digunakan dalam keadaan baik namun kehabisan bahan bakar,” ujarnya.

Dari ke 11 orang tersebut, kata dia, tidak ditemukan adanya dokumen keimigrasian.

“Ditemukan identitas diri berupa kartu vaksin (vaksin kad) dan kartu kepala kampung Pulau Sampoerna,” jelasnya.

Berdasarkan hasil kesepakatan dari pihak Imigrasi, Kecamatan Pulau Derawan, TNI AL, dan Babinsa. Diputuskan, diberikan bantuan berupa bahan bakar, bahan makanan dan minuman kepada manusia perahu.

Kemudian, dilakukan pengawalan oleh tim dari TNI AL kepada manusia perahu untuk keluar wilayah Indonesia sampai titik aman perbatasan laut.

“Mereka sudah dibekali makanan dan BBM, untuk selanjutnya dipulangkan,” tandasnya.(poh)

Bagikan