Dukung Pemkab Lanjutkan Jembatan Kelay III

A-NEWS.ID,TANJUNG REDEB – Ditengah rencana perbaikan jembatan Sambaliung, muncul usulan untuk melanjutkan rencana pembangunan  jembatan Kelay III. Usulan itu disampaikan sekretaris komisi III DPRD Berau, M Ichsan Rapi.

Menurutnya, ada nilai strategis dan beberapa pertimbangan, jika jembatan itu dibangun. Perkembangan wilayah,pergerakan ekonomi hingga pertimbangan bisa melakukan perawatan langsung dengan APBD sendiri, tanpa harus menunggu lama persetujuan Provinsi.

Jika dibangun, kedepan jika ada rencana perbaikan, Pemkab Berau tidak perlu lagi bersusah payah menunggu Pemprov Kaltim untuk melakukan perbaikan.

“Pakai dana kita sendiri,” jelasnya.

Sebab, jembatan Sambaliung yang rencananya akan diperbaiki itu, tetap memiliki risiko perbaikan lagi. Harus menunggu lama untuk proses persetujuan, seperti yang dialami saat ini. Padahal, Berau sudah memiliki wacana dan rencana awal pembangunan Jembatan Kelay 3.

“Misalnya terjadi apa-apa itu risiko, kita harus meminta atau memohon kepada Provinsi, di momen bagus ini, kita ajukan pembangunan jembatan Kelay, itukan sudah pernah ada direncanakan, sudah ada marketnya, kenapa kita tidak dukung lagi itu, pembangunan tersebut,” jelasnya.

Rencana itu  tertunda di 2015 karena masalah anggaran. Sempat diungkap, membutuhkan ratusan miliar untuk merealisasikannya.

“Hanya saya mau kritisi yang masalah review design, itu kalau saya tahu bukan wilayah di DPRD tapi teknis di PUPR, review desain itu kita tahu ada  3 konsep penting didalamnya,” ungkapnya lagi.

Pertama,dijelaskannya, konsep review design pertama konsep jembatannya atau peruntukannya.

“Saya ada dengar mau dijadikan lokasi wisata juga, tidak bisa,  tidak bisa jembatan jadi wisata, karena harus bergerak  arus bolak balik,” tegasnya.

Kemudian, tidak boleh review desain merubah dari konsumsi.

“Misalnya pondasinya apa tetapi diganti apa, terakhir, review desain tidak boleh pindah lokasi. Jadi misalnya kalau kita mau pembangunan silahkan review desain tapi jangan langgar 3 konsep itu,” tegasnya.

Jika ada perubahan, menurut Politisi Gerindra ini cukup wajar karena rencana itu dibuat pada beberapa tahun lalu.

“Tetap desain lama hanya mungkin ada yg dirubah itu penambahan anggaran, karena eskalasi harga, karena dulu harga besi sekian sekarang sekian, skema anggaran di dalam tahap pembahasan mudahan dari DPRD Banggar, dan eksekutif bisa mendorong terealisasi cepat,”tutupnya.(*)

Bagikan