Diduga Terima Anggaran Bansos Persisam Putra, Anhar Enggan Bekomentar

Anews.id, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar diduga terseret kasus dana Bansos Persisam Putra dari mantan General Manager (GM) Aidil Fitri pada 2011 yang lalu.

Diketahui, Total uang yang diterima Anhar diduga mencapaisenilai Rp 90 juta. Bahkan, kasus ini dikabarkan akan kembali dilanjutkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Samarinda.

Dikofirmasi terkait hal tersebut, Anhar enggan berkomentar.

“Tidak ada komentar lah soal itu,” ungkap Anhar dilansir melalui media Diksi.co. Sabtu (4/6/2022).

Dalam percakapan itu, Anhar menuturkan saat ini dirinya lebih sibuk untuk mengurus bisnis tambang nikelnya di Sulawesi Tengah. Padahal, dirinya menjabat sebagai wakil rakyat Kota Samarinda.

“Karena saya sibuk juga ngurusi kerjaan saya. Saya dari Kabupaten Morowali, Kabupaten Parigi Moutong, baru ke Kota Palu lagi. Paling 2 atau 3 hari kembali ke sana,” ucapnya.

Disinggung mengenai kegiatan Komisi III DPRD kota Samairnda terkait tindak lanjut pemanggilan perusahaan tambang, Anharmengaku tidak mengetahuinya. Ia hanya mengarahkan untuk menggali informasi kepada ketua komisi.

“Coba tanya lah komisi III nya itu loh. Tanya lah teman-teman (wartawan,red) ke Ketua Komisi III,” pungkasnya.

Diketahui, dalam medio 2021 lalu, Komisi III DPRD Samarinda sempat memanggil 5 perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Samarinda Utara. Diantaranya perusahaan dengan izin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).

Namun tujuan pemanggilan perusahaan ini dibumbui kabar miring. Pertemuan antara legislatif dan perusahaan diduga menjadi ajang lobi-lobi.

Sebab, setelah pemanggilan dan menggelar kunjungan lapangan tidak ada lagi tindaklanjut yang dilakukan.

Bagikan
bodrum escort - eskişehir esc - mersin escort - mersin escort bayan - mersin esc