Buka Peluang Ekonomi Baru, Warga Kelurahan Gunung Panjang Belajar Membatik

A-News.Id, Tanjung Redeb – Eksistensi batik Berau tengah digenjot. Pemerintah dan perusahaan bersinergi untuk menambah kompetensi masyarakat dan berupaya untuk memajukan UMKM di Bumi Batiwakkal.

Salah satu yang dilakukan belum lama ini adalah pelatihan membatik yang dilakukan oleh PT Berau Coal di wilayah Kelurahan Gunung Panjang.

Lurah Gunung Panjang, Sabaruddin mengatakan, masyarakat Gunung Panjang patut berbangga. Di mana, saat ini Kelurahan Gunung Panjang mendapat dukungan pelatihan peningkatan kompetensi masyarakat dari perusahaan.

“Tentunya, hal itu adalah suatu hal yang positif. Tentu kita sangat senang,” ujarnya.

Dikatakannya, perhatian PT Berau Coal terhadap masyarakat yang ada di lingkar tambang, tak perlu dikhawatirkan. Pasalnya, banyak program perusahaan yang saat ini sudah dirasakan oleh masyarakat.

“Sudah banyak program yang dirasakan masyarakat,” katanya.

Kali ini, pihak PT Berau Coal dengan inisiatif mereka memberikan pelatihan membatik. Dimana, motif batik yang dibuat adalah motif khas Berau.

“Kita tahu bersama, saat ini pemerintah kabupaten tengah gencar untuk membuat batik Berau lebih dikenal,” bebernya.

Dirinya, sebagai Lurah pun mengucapkan terima kasih atas perhatian perusahaan. Yang menurutnya, sangat berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan masyarakat.

“Dengan semua kontribusi perusahaan, kami sampaikan terima kasih,” tuturnya.

Sementara itu, Community Base Development Manager PT Berau Coal, Hikmawaty mengatakan, apa yang dilaksanakan merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Berau Coal.

Diakuinya, dalam PPM PT Berau Coal salah satunya adalah meningkatkan kemampuan UMKM. Dan menyediakan pelatihan kepada masyarakat guna meningkatkan kemampuan individu menjadi lebih baik.

“Ini adalah komitmen kami dari PT Berau Coal untuk terus memberikan kontribusi ke masyarakat,” ucapnya.

Dirinya berpesan, agar seluruh masyarakat yang telah mendapat pelatihan, mampu mengelola pengetahuan barunya untuk menciptakan suatu bentuk produk usaha.

“Ini adalah ilmu yang sangat baik. Ini sangat mampu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Jadi kami berharap agar semua yang sudah dapat pelatihan bisa melanjutkan ke tindakan yang lebih serius,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu peserta perwakilan dari Sekolah Luar Biasa (SLB), Siti Khotimah mengatakan, dirinya baru kali pertamanya ikut pelatihan membatik.

Dirinya mengaku senang karena telah diberikan pelatihan gratis. Apalagi, kata dia, dengan pelatihan itu, mampu menambah ilmu hingga wawasan.

“Tentu bagi kami sebagai pendidik di sekolah luar biasa, ini bisa menjadi dasar kami untuk berbagi ilmu serta pengetahuan kepada anak didik kami,” sebutnya.

Lanjutnya, dengan adanya pelatihan ini, dirinya mengucapkan terima kasih.

“Kami sangat senang, dan kami haturkan terima kasih,” singkatnya. (Adv/Poh)

Bagikan