Follow kami di google berita

Bisa Sistem Cicil, Perumda Air Minum Batiwakkal Sosialisasikan Pemasangan Air Baru di Kampung Maluang

A-News.id, Maluang — Perumda Air Minum Batiwakkal menggelar sosialisasi peningkatan cakupan pelayanan air bersih di Kampung Maluang yang dihadiri langsung oleh Dirut PDAM beserta jajaran, Kepala Kampung Maluang, BPK Kampung Maluang, seluruh RT, Dinas Kesehatan dan juga Dewan Pengawas (Dewas) PDAM.

Direktur Utama (Dirut) Perusda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman mengharapkan dukungan dari pihak kampung maupun masyarakat.

“Karena PDAM perumda air minum Batiwakkal ini, sangat menyadari tidak mungkin kami bekerja sendirian. Jadi kesuksesan pembangunan itu hanya bisa tercapai kalau seluruh pihak terlibat. Dan melihat antusiasme pak kepala kampung, aparatnya, dan kemudian ketua-ketua RT. Ini harapan besar, untuk mempercepat cakupan layanan kita sampai ke maluang,” ujarnya.

Walau jaringan pipa belum 100% tersalurkan, pihaknya akan terus berupaya mencari jaringan pipa yang memang sempat ada proyeknya dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tapi Alhamdulillah laporan dari staff kami, pak kepala kampung luar biasa mendampingi selama ini, sehingga ini juga memudahkan kami untuk mengidentifikasi pipa-pipa tadi, meskipun belum semua ya, tapi pelan-pelan kita yakin bisa cepat terlaksana itu,” katanya.

Di Kampung Maluang, untuk saat ini sudah ada beberapa warga yang mendaftar bahkan ada sudah yang terpasang. Namun belum semua, sehingga dengan adanya sosialisasi ini, warga dapat memahami mulai dari mendaftar hingga besar biaya yang harus dikeluarkan.

“Cuma kendalanya ketika sudah ada yang terpasang itu, kalau tidak pasang semuanya. Itu cuma ada beberapa jam ngalirnya, nah makanya supaya semua serentak masang, jadi menikmati semua. Bisa dialiri 24 jam, kalau bisa semua nya masang,” jelas Saipul.

Agar air dapat dialiri secara maksimal, Saipul mengatakan, setidaknya ada 1000 pendaftar sambungan baru, namun apabila sudah menjangkau 500 pendaftar akan tetap diupayakan.

“Semakin banyak yang mendaftar, semakin memudahkan kami memberikan layanan yang optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Usnadi selaku Kepala Kampung Maluang berharap agar harapannya nanti dengan adanya program yang di sampaikan dengan sosialisasi ini tadi, teman-teman tidak merasa keberatan dengan nilai yang memang mungkin agak berat bagi mereka, tapi dengan adanya sosialisasi ini. Ada sistem cicil, masyarakat bisa terbantu.

“Selama ini masyarakat kalau untuk daerah bawah masih menggunakan air sungai, untuk daerah atas mereka ada juga sungai. Untuk PDAM sendiri kami menunggu sudah 5 sampai 6 tahun adanya PDAM ini. sempat ada ada program sekitar tahun 2015 kalau tidak salah, yang sudah dibahas di sosialisasi tadi,” imbuhnya.

Harapan kedepannya, air dapat dialiri 24 jam dapat tercapai, untuk saat ini baru 6 pendaftar yang sudah terpasang secara logika tidak mungkin bisa 24 jam.

“Ya saya juga akan membantu untuk memfasilitasi supaya warga kami dapat mendaftar khususnya daerah maluang ini, dan mudahan program yang disampaikan ini dapat menambah pendaftar baru, melihat antusias warga yang cukup tinggi namun pada permasalahnnya kan faktor ekonomi dengan kondisi sekarang ini, mangkanya saya bilang dengan adanya sosialisasi ini kami bisa menyampaikan program yang sudah disampaikan pak Dirut tadi, paling tidak bisa meringankan mereka,” tandasnya. (yf) 

Bagikan