Berau Masuk Wilayah Potensi Terjadi Pergerakan Tanah, 8 Kecamatan Ini Rawan

A-News.id, Tanjung Redeb – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Berau mendapat edaran dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi jika 8 Kecamatan di Berau diprediksi terjadi pergerakan tanah, Kamis (10/11/2022).

Dalam surat edaran itu terdapat delapan daerah yang rawan mengalami pergerakan tanah yakni Kecamatan Biatan, Biduk-Biduk, Gunung Tabur, Kelay, Sambaliung, Segah, Tabalar dan Talisayan dengan status potensi gerakan tanah menengah dan menengah-tinggi.

Kepala Stasiun BMKG Berau Tekad Sumardi mengatakan, fenomena tersebut biasa yang terjadi saat curah hujan tinggi, untuk itu ia meminta pihak terkait mengantisipasinya sehak dini dengan meningkatkan kewaspadaan, karena dampak yang ditimbulkan adalah tanah longsor.

“Maka memasuki musim hujan ini, daerah-daerah yang telah ditetapkan oleh pusat vulkanologi tadi harus diwaspadai,” katanya saat dijumpai di Stasiun BMKG Kalimarau, Teluk Bayur.

Kata Tekad, sejumlah titik yang perlu diwaspadai sedini mungkin yakni kawasan jalan dan permukiman yang dekat dengan perbukitan. Dengan maksud tidak menghambat mobilitas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

“Jadi curah hujan yang tinggi sangat berpengaruh sekali dengan pergerakan tanah,” katanya.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak perlu cemas dan selalu berhati-hati apabila ada tanda-tanda kemungkinan akan terjadi longsor khususnya di kawasan permukiman dekat bukit agar segera memberikan laporan kepada instansi terkait seperti BPBD.

“Jadi ini tidak perlu dikhawatirkan, dalam hal ini juga yang perlu juga mewaspadai adalah pengambil kebijakan seperti dinas pengerjaan umum atau BPBD,” tandasnya.

Selain Berau, wilayah lain di Kalimantan Timur yang juga tercatat diprediksi terjadi pergerakan tanah adalah Balikpapan, Kutai Barat, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, Paser dan Penajam Paser Utara. (mik)

Bagikan