TANJUNG REDEB – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Berau menunjukkan penurunan yang signifikan pada tahun 2025, menjadi 4,4 persen dari sebelumnya 5,15 persen pada tahun 2024. Capaian ini menjadi salah satu indikator membaiknya kondisi ketenagakerjaan di daerah.
Asisten Administrasi Umum Setkab Berau, Hj. Maulidiyah, mengungkapkan bahwa sejumlah indikator makro menunjukkan tren yang positif sepanjang 2025.
“Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam penyerapan tenaga kerja di pasar kerja daerah,” ujar Maulidiyah beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, tingkat kemiskinan di Kabupaten Berau juga mengalami penurunan dari 5,08 persen pada 2024 menjadi 4,44 persen di 2025.
Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) turut meningkat dari 77,17 menjadi 77,72, menempatkan Berau pada peringkat keempat tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Hal ini juga tercermin dari pertumbuhan positif pada 16 dari 17 lapangan usaha di Berau sepanjang 2025.
“Pertumbuhan tertinggi tercatat pada sektor administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib yang mencapai 19,68 persen,” jelasnya.
Pemkab Berau akan terus menghadirkan kebijakan yang adaptif dan solutif untuk menjawab tantangan di sektor ketenagakerjaan, termasuk memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan para pekerja.
Ia menegaskan bahwa hubungan industrial yang sehat antara pekerja dan pengusaha menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Ke depan, sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar capaian ini bisa terus ditingkatkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. (Ta)













