TANJUNG REDEB – Tumpukan sampah yang kerap dikeluhkan warga di sejumlah permukiman Tanjung Redeb mulai mendapat perhatian. Pemerintah Kabupaten Berau menyerahkan mobil pengangkut sampah kepada 10 kelurahan sebagai upaya memperlancar pengangkutan sampah harian di kawasan kota.
Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan, penambahan armada ini dilakukan untuk menjawab tingginya volume sampah harian di kawasan kota, yang belum sebanding dengan jumlah kendaraan operasional.
“Pengangkutan sampah dilakukan setiap hari, sementara armada masih terbatas. Dengan tambahan mobil ini, diharapkan pelayanan kebersihan bisa lebih maksimal,” ujarnya, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, pertumbuhan penduduk berdampak langsung pada peningkatan timbulan sampah. Karena itu, distribusi sampah dari permukiman ke tempat pembuangan akhir (TPA) harus didukung sarana yang memadai.
Penambahan armada ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Berau memenuhi indikator penilaian Adipura yang kini lebih menitikberatkan pada sistem pengelolaan sampah.
“Kalau belum bisa meraih Adipura tahun ini, setidaknya kita menargetkan sertifikat Adipura,” ujarnya.
Terkait operasional TPA baru, Sri memastikan seluruh kebutuhan dasar, termasuk anggaran operasional dan bahan bakar minyak (BBM), telah disiapkan agar fasilitas tersebut segera difungsikan.
Ia menambahkan, penataan pengelolaan sampah akan dituntaskan secara bertahap tahun ini, seiring dengan kondisi TPA Bujangga yang sudah tidak lagi memungkinkan digunakan. (Man)













