TANJUNG REDEB – Pelaku UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Pesan itu disampaikan oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati, Jaka Siswanta, saat menghadiri penutupan Expo UMKM Kecamatan Tanjung Redeb 2025.
Dalam sambutannya, Jaka menegaskan bahwa UMKM adalah fondasi ekonomi yang terbukti paling kokoh, baik di tingkat nasional maupun di Kabupaten Berau. Ia mengingatkan pengalaman krisis ekonomi 1998, di mana UMKM menjadi satu-satunya sektor yang mampu bertahan.
“UMKM ini adalah sektor yang paling kuat. Di Indonesia, 99,9 persen pelaku ekonomi berasal dari UMKM dan mereka menyerap hingga 67 persen tenaga kerja. Saat krisis 1998 melanda, yang tetap berdiri tegak adalah UMKM,” ujarnya.
Menurutnya, data tersebut menunjukkan bahwa UMKM bukan sekadar sektor pendukung, melainkan kekuatan utama ekonomi rakyat. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberi perhatian ekstra terhadap pengembangan pelaku usaha kecil, baik melalui pelatihan, pendampingan kualitas produk, hingga dukungan promosi dan pemasaran.
Pemerintah memandang kegiatan seperti ini sangat penting, bukan hanya untuk memberikan ruang bagi UMKM, tetapi juga untuk menggerakkan perputaran ekonomi lokal. “Expo ini adalah momentum memperkuat ekonomi kerakyatan. Ketika UMKM bergerak, ekonomi daerah ikut bergerak,” tegasnya.
Jaka menilai, berkembangnya UMKM akan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Semakin banyak usaha kecil yang hidup, semakin besar pula peluang kerja yang terbuka.
“Jika ekonomi berjalan baik, aktivitas usaha meningkat, dan masyarakat produktif, maka suasana keamanan juga akan lebih terjaga. Ekonomi yang kuat berbanding lurus dengan rendahnya angka kriminalitas,” pungkasnya.
Ia juga mengapresiasi komitmen Camat Tanjung Redeb yang konsisten menggelar expo setiap tahun sebagai bentuk dorongan agar UMKM di kecamatan ini terus naik kelas.
Sebagai kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar, Tanjung Redeb memegang peran penting dalam menopang ekonomi Kabupaten Berau. Pemerintah memastikan bahwa seluruh dinas terkait, seperti Dinas Perdagangan, Perindustrian, Pertanian, Perikanan, hingga Pariwisata akan terus bersinergi memberikan pendampingan bagi pelaku UMKM.
Program dukungan pemerintah mencakup peningkatan kualitas produk, penguatan akses pemasaran, hingga berbagai pelatihan untuk meningkatkan daya saing. (Adv/Ta)













