Upaya Kodim 0902/Bru Bantu Pemerintah Kurangi Kasus Stunting

A-News.id, Tanjung Redeb – Bantu peran pemerintah dalam mengurangi angka kasus stunting di Kabupaten Berau, Kodim 0902 Berau membuka pemeriksaan kesehatan serta pemberian gizi kepada balita dan ibu. Melalui program stunting bapak asuh, gerakan bersama wujudkan gizi balita.

Pelaksanaan tersebut dilakukan di Posyandu Nurul Huda RT. 13, Jalan Pulau Kakaban, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau dengan dihadiri puluhan ibu rumah tangga.

Dandim 0902 Berau Dony Fatra melalui Kasdim Kapten Arh. Slamet Basuki menyampaikan, sebagai orang yang diamanahkan menjadi bapak asuh, tentunya program penyuluhan serta sejumlah program lain dalam hal mengurangi angka stunting di Kabupaten Berau menjadi sasaran utama pihak Kodim.

Pasalnya untuk di Bumi Batiwakkal sendiri angka stunting masih cukup tinggi. Yakni kisaran 25,70 persen tertinggi kelima se kabupaten/kota di Kalimantan Timur dan ditargetkan penurunan angka stunting yang signifikan sebesar 13,80 persen hingga tahun 2024 mendatang.

“Jadi kegiatan ini untuk mencegah terjadinya stunting pada balita, serta mengimbau agar para ibu-ibu rajin datang ke posyandu supaya bisa diliat tumbuh kembang anak dan diberi arahan terkait perawatan gizi anak,” katanya saat menyampaikan sambutan, Jumat (25/11/2022).

Dalam pelaksanaannya tersebut, para kader posyandu mengecek dan mengawasi kesehatan ibu dan anak. yang diharapkan bisa melakukan deteksi dini kepada kesehatan dan tumbuh kembang anak. Pemeriksaan kesehatan stunting oleh bapak asuh ini diupayakan bisa digelar secara rutin dan berkala setiap bulannya dengan sasaran kecamatan yang tinggi kasus stunting.

“Untuk pelaksanaannya tentu kita akan melihat mana saja daerah yang rawan angka kasus stuntingnya,” tandasnya.

Sementara itu, Lurah Tanjung Redeb Tri Wahyu Susilo menyatakan, kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pemberian gizi oleh pihak Kodim adalah giat yang sangat positif dalam membantu masyarakat khususnya yang telah bekeluarga agar bisa terhindar dari stunting dan ikut mengurangi angka kasus.

“Dari para kader posyandu yang ada sejatinya juga kita gerakkan untuk memberi penyuluhan agar ibu-ibu rutin mengecek kesehatan balitanya, karena berkaca dari misi pemerintah daerah untuk mengurangi angka stunting,” katanya.

“Kita sangat mengapresiasi upaya oleh kodim ini karena ikut mensosialisasikan pentingnya mencegah terjadinya stunting atau biasa yang kita sebut dengan lambannya perkembangan pada anak,” sambungnya.

Kegiatan tersebut pun diselingi dengan pemberian bantuan berupa puluhan paket sembako untuk ibu rumah tangga yang hadir dalam kegiatan. (mik)

Bagikan