Pelabuhan Tanjung Redeb Masih Sangat Layak Sebagai Pelabuhan Bongkar Muat, Pemkab Harusnya Paham Pelabuhan Mantaritip Sudah Tidak Layak

ANEWS, Berau – Menanggapi ramainya belakangan masyarakat Berau yang berkomentar di medsos terkait persoalan keberadaan Pelabuhan Mantaritip yang lama mangkrak sejak dibangun sekitar 10 tahun lalu dan belum bisa dipergunakan itu, Direktur Perusahaan Pelayaran PT. Gunung Sebatung, Kurniadi, SH, mengatakan kalau keuangan negara ini lagi susah, dan belum bisa diposkan ke proyek-proyek besar, seperti kelanjutan pembangunan Pelabuhan Mantaritip, di Kampung Pilanjau, Kecamatan Sambaliung.

“Pelabuhan Mantaritip belum bisa diapa-apain, seandainya pun mau dijalankan, itu dananya triliunan, mulai sarana prasarana pendukungnya, aspek jalannya, apa dan sebagainya, fasilitas pendukung. Terus biaya trucking dari sana kesini mau berapa, akhirnya kan membebankan masyarakat konsumen, luar biasa susahnya nanti orang,” bebernya.

Dan melihat kondisi Pelabuhan Mantaritip yang sudah lama mangkrak itu diduga kualitas sejumlah material dan strukturnya mengalami penurunan karena tidak ada perawatan.

Selain itu panjang dermaga Mantaritip itu hanya 100 meter, sementara Panjang Pelabuhan Tanjung Redeb adalah 185 meter dimana kapal bisa sandar 2 buah sekaligus.

Menurut Kurniadi, kalau melihat kondisi pelabuhan-pelabuhan yang ada di Kabupaten Berau, justru Pelabuhan Tanjung Redeb ini masih sangat layak, apalagi ini kan ada perluasan, tinggal dibantu pengaturan pintu masuk dan keluar kendaraannya saja, diatur jangan bersamaan.

Pelabuhan Tanjung Redeb juga sudah bisa menampung container yang lebih banyak sehingga mampu membantu kelancaran arus logistik barang yang keluar dan masuk ke Berau.

Untuk itu Kurniadi menyatakan salut kepada Kepala KUPP Kelas II Tanjung Redeb karena dengan kebijakannya mampu memaksimalkan pelabuhan yang ada dengan baik.

“Dan kita juga acungin jempol kepada KUPP, artinya bisa memaksimalkan pelabuhan yang ada, bisa mengatur kapal-kapal, bongkar muat dengan baik dan bagus, ya kan. Tinggal di sisi lainnya untuk truck-truck parkir saja yang diatur lebih baik, itu saja. Kalau perlu disiapkan lahan parkirnya,” ujarnya. (gil)

Bagikan