Kondisi Puskesmas Batu Putih Jadi Sorotan, Kadinkes Minta Maaf kepada Masyarakat

A-News.id, Tanjung Redeb – Kemarahan Ketua DPRD Berau Madri Pani terhadap kondisi ruang layanan pasien di Puskesmas Batu Putih yang dianggap kotor dan berdebu kini menjadi sorotan berbagai pihak. Sebagian ikut prihatin dan sebagian lainnya kecewa dengan kondisi puskesmas yang kotor dan berdebu tersebut.

Menanggapi sorotan ini, Kepala Dinas Kesehatan Totoh Hermanto meminta maaf kepada masyarakat. Ia berjanji akan meningkatkan layanan agar masyarakat tidak lagi khawatir dengan kondisi puskesmas.

Akan halnya dikatakan Totoh seperti inkubator bayi yang terlihat kotor dan berdebu itu diakuinya kondisinya rusak dan tidak lagi bisa dimanfaatkan. Inkubator yang tidak terawat itu berada di dalam ruang perawatan karena puskesmas tidak memiliki ruang penyimpanan khusus.

“Semua barang yang rusak itu sudah diusulkan ke Dinas Kesehatan namun belum terakomodir karena terkendala anggaran,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (9/11/2022).

“Saya selaku kepala dinas mewakili teman-teman memohon maaf kepada masyarakat dan kami akan berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Lanjut Totoh, sejatinya kondisi puskesmas yang ada di 13 kecamatan se-Kabupaten Berau termasuk puskesmas pembantu sudah pernah dimonitoring serta evaluasi (monev) oleh Sekretaris Daerah M. Gazali beberapa waktu lalu. Dan ia berharap pembenahan terkait bangunan, alat medis serta penambahan tenaga kesehatan bisa teranggarkan semuanya.

“Kami harapkan bagaimana pun kondisi puskesmas yang ada, masyarakat bisa rutin untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan tersebut baik kondisi sehat maupun sakit, agar kita bisa memonitor dengan baik status kesehatan,” katanya.

“Apalagi mengingat kasus covid-19 yang kembali meningkat, jangan ragu periksakan diri, konsul dan membiarkan penyakit itu,” pungkasnya. (mik)

Bagikan