11 Kelompok Wanita Tani Terima Bantuan Program Pekarangan Pangan Lestari 

A-News.id, Tanjung Redeb – 11 Kelompok Wanita Tani (KWT) dari lima kecamatan di Kabupaten Berau mendapat bantuan barang kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di halaman kantor Bupati, Senin (7/11/2022).

Lima kecamatan yang kelompok wanita taninya mendapat jatah P2L tersebut yakni, Kecamatan Sambaliung, Teluk Bayur, Tanjung Redeb, Batu Putih dan Biatan. Bantuan yang diterima antara lain berupa bibit sayuran termasuk fasilitas bercocok tanam.

Sedang 11 KWT tersebut yakni KWT Al-Muhajirin, Mawar Merah, Persit Yon Armed 18, Hannani, Putri Gendi, Mulya Karya, Sejahtera, Sumber Rejeki, Toba Losari, Jeruk Manis dan Medoh Mandiri

Bupati Berau Sri Juniarsih menyatakan, penyaluran bantuan diberikan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Dimana didalamnya ada poin yang berbunyi agar pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sesuai dengan potensi dan kearifan lokal guna mewujudkan hidup sehat, aktif dan produktif.

Kata Sri dalam sambutannya, program tersebut bertujuan untuk peningkatan ketahanan pangan di wilayaj pedesaan dan perkotaan dengan penyediaan pangan keluarga melalui pengoptimalan pemanfaatan lahan marginal dan ruang terbuka dengan tujuan produksi sesuai dengan potensi sumber daya lokal.

“Sasaran yang ingin dicapai dalam P2L ini adalah berkembangnya kemampuan keluarga dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi secara lestari,” katanya.

Melihat hal tersebut, dari program Dinas Pangan itu, Bupati berharap bisa memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan, pola pangan masyarakat, pengembangan pangan beragam, bergizi, sehat dan aman (B2SA) serta peningkatan sumber daya manusia dalam alih teknologi pengembangan bibit untuk kesejahteraan masyarakat wanita tani khususnya di wilayah Kabupaten Berau.

“Harapan saya konsumsi sayur masyarakat meningkat sehingga terwujud pola konsumsi masyarakat yang beragam, bergizi, sehat dan aman serta dapat meningkatkan pendapatam keluarga,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Rakhmadi Pasarakan menyebut, bantuan P2L tahun 2022 kali ini merupakan bantuan tahun kedelapan diselenggarakannya program tersebut. Yang sumber pendanaannya bisa dari APBD atau APBN.

“Jadi untuk penerimanya kita kasih berdasarkan proposal yang masuk ke Dinas Pangan juga berdasar dari hasil sosialisasi kita ke lapangan,” ujarnya.

“Jadi bagi kelurahan dan kampung yang kelembagaan kelompok taninya siap maka akan kita distribusikan,” tambah Rakhmadi. (mik/adv)

Bagikan