Tuntaskan Kawasan Blankspot, Saga: Telekomunikasi Baik, Ekonomi Tumbuh 

A-NEWS.ID, TANJUNG REDEB – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, menyebut akan lebih berfokus terhadap pengentasan blankspot di kawasan utara Benua Etam. Kebijakan tersebut, disambut positif Ketua Komisi III DPRD Berau, H Saga.

Dirinya menilai, hadirnya pemerintah provinsi untuk mengentaskan permasalahan blankspot, menjawab keluhan masyarakat selama ini. Terutama di wilayah yang belum terjangkau jejaring telekomunikasi.

Bahkan, kata Politisi PPP ini, persoalan itu kerap dilontarkan saat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tiap tahunnya.

“Mengatasi blankspot ini menjadi pekerjaan kita semua, baik tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat,” ucapnya.

Seperti yang disampaikan Diskominfo Kaltim, pada tahun 2023 mendatang, sedikitnya akan dibangun sebanyak 60 tower Base Transceiver Station (BTS) di empat kabupaten. Yakni, Kabupaten Berau, Kutai Timur, Kutai Barat dan Mahulu.

Dirinya berharap Berau mendapatkan lebih banyak pembangunan tower BTS. “Harapannya kita lebih diprioritaskan,” tegasnya.

Dirinya menginginkan, pemerintah segera mengatasi permasalahan blankspot di kampung-kampung di Bumi Batiwakkal.

“Saya sangat berharap sekali persoalan ini bisa segera diatasi. Apalagi Berau sudah dikenal tingkat nasional, jadi masyarakatnya pun harus bisa mengenal dunia luar. Khususnya di perkampungan,” ujarnya.

Menurut Saga, kehadiran jaringan telekomunikasi mampu merangsang pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Terutama dalam mengembangkan sumber daya alam (SDA). Seperti pariwisata, cukup melalui ponsel pintar dapat dipromosikan lebih cepat. Pun potensi perikanan, perkebunan, pertanian maupun produk UMKM lainnya.

“Sekarang ini, berbagai aktivitas maupun pekerjaan ditunjang teknologi. Termasuk meningkatkan perekonomian. Kalau tidak ada akses jaringan, tentunya masyarakat akan terbatas. Perekonomian juga akan lambat berputar,” tandasnya. (jun)

Bagikan