Masyarakat Kecewa Diduga Berau Coal Tetap Garap Lahan Sengketa di Prapatan, Minta Pemkab Tegas Menyikapinya Atau Masyarakat Akan Unjukrasa

ANews, Berau – Ketua Kelompok Masyarakat Pemilik lahan di Prapatan, Ramli menyampaikan terkait dugaan pengambilan sejumlah batubara di lahan mereka di Kawasan Prapatan, KecamatanTanjung Redeb oleh FAD, kontraktor PT Berau Coal pada Selasa malam, 22/6/2021.

Menurut Ramli, perusahaan sudah membawa batubara di malam sebelumnya dengan 5 unit dump truck, tetapi Selasa malam, (22/6) di lokasi lahan mereka sepi tanpa ada yang menjaganya, namun sekitar pukul 20.00 Wita kontraktor itu kembali membawa 1 unit excavator dan sejumlah Dump Truck serta membawa seperangkat alat penerangan masuk ke lahan kelompok masyarakat yang diduga akan mengambil batubara.

Namun pihak masyarakat anggota kelompok pemilik lahan beserta ketua kelompok yang sudah memantau situasi di lahan mereka malam itu, setelah melihat ada kendaraan yang masuk ke lokasi lahan mereka, langsung menuju lokasi sambil ketua kelompok berkoordinasi dengan kuasa hukum pemilik lahan, yang selanjutnya pihak Polsek Tanjung Redeb, melaporkan kejadian itu.

Malam itu, lanjut Ramli kontraktor FAD sempat mengambil dan membawa sejumlah batubara yang menurut Ramli belum sempat dibawa keluar tetapi dibawa ke lokasi konsesi tambang mereka (Berau Coal) yang berada di sebelah batas lahan kelompok masyarakat tersebut.

Setelah aparat kepolisian dari Polsek Tanjung Redeb kegiatan yang dilakukan kontraktor Berau Coal ini akhirnya berhenti dan keluar dari lokasi tanpa membawa batubara.

Sementara keterangan dari Kapolsek Tanjung Redeb, Nurhadi mengatakan kegiatan malam itu dihentikan karena setelah berkomunikasi dengan pihak Berau Coal dan kuasa hukum masyarakat yang menyampaikan ada orang kerja didatangi warga dan kenapa lahan ini dikerjakan padahal permasalahannya belum selesai, akhirnya pihak perusahaan kontraktor menghentikan kegiatannya disitu malam itu, tetapi pindah ke lokasi lain.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan bahwa permasalahan lahan masyarakat di Prapatan ini sudah ditangani Polres Berau.

Ditambahkan Ramli, pihak kontraktor Berau Coal itu setelah malam itu kembali bekerja di lahan masyarakat tersebut.
ANews coba menghubungi Nando, Eksternal kontraktor FAD melalui Whatsapp, yang menyampaikan bahwa dia masih cuti, dan kalau masalah lahan, FAD kan subcont-nya Berau Coal, tulisnya.

Sementara ketika ditanyakan siapa yang bisa dihubungi di FAD, Nando belum menjawabnya.

Begitu juga konfirmasi ANews ke Arif – Berau Coal melalui Whatsapp, sampai berita ini dinaikkan, tidak ada informasi.

Sebagai tindaklanjut, masyarakat pemilik lahan di Prapatan akan meminta perusahaan menghentikan kegiatan itu dan juga mereka akan melakukan aksi turun berunjuk rasa ke pemkab Berau meminta ketegasan pemerintah untuk menyikapi permasalahan terkait lahan masyarakat di lokasi Prapatan.

Karena permasalahan antara perusahaan tambang Berau Coal sebagai pemegang izin PKP2B dan masyarakat pemilik lahan di konsesi perusahaan itu belum selesai. (yud)

Bagikan