Kejari Berau Periksa Dinas Pariwisata dan Selanjutnya Akan Periksa Pengurus Pokdarwis Sumping Nusa Pulau Derawan

ANEWS, Pulau Derawan – Menindaklanjuti permasalahan seputar belum diserahkannya seluruh aset Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Sumping Nusa, Kampung Pulau Derawan yang dikelola pengurus lama ke pengurus baru, jajaran Diknas Kabupaten Berau sudah meninjau langsung ke Pulau Derawan untuk menggelar rapat membahas terkait pengalihan aset pokdarwis dari pengurus lama ke pengurus baru itu, seperti yang disampaikan Risma, Staf Dinas Pariwisata Berau, Senin, 7/6/2021.

Rapat tersebut, lanjut Risma dihadiri Kepala Kampung Derawan beserta jajarannya, Wakapolsek, kapospol, Danramil, dan aparat Pos TNI-AL Pulau Derawan.

Hasil rapat yang difasilitasi Dinas Pariwisata Berau itu, pengurus lama bersedia menyerahkan aset Pokdarwis Kampung Derawan kepada pengurus baru.

Seperti diketahui bahwa Bank Indonesia Provinsi Kaltim sudah pernah melaksanakan kegiatan dalam rangka pendampingan pengembangan kepariwisataan di Kecamatan Pulau Derawan dan Kecamatan Maratua Kabupaten Berau. Yaitu pendampingan dari sisi pelaku usaha, kelembagaan maupun fasilitas wisata, penguatan kelembagaan, khususnya kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Pulau Derawan.

Sejauh ini Bank Indonesia juga sudah menyerahkan beberapa sarana seperti bantuan bagan apung dan speed boat untuk dioperasikan Pokdarwis Sumping Nusa, Pulau Derawan.

Ketika ditanya aset apa saja yang diserahkan, Risma mengatakan ada jenis barang yang disebutkan, namun Dia tidak mengetahui nilainya.

Seperti dalam pemberitaan ANews sebelumnya, BI sudah pernah memberikan  bantuan sosial ke Pokdarwis Sumping Nusa, Pulau Derawan senilai Rp. 3 miliar, namun ditengarai pengurus lama pokdarwis sampai saat ini belum memberikan laporan kepada pemerintah Kampung Pulau Derawan maupun ke anggotanya.

“Kalau jenis barang ada disebutkan namun kalau besar nilainya kami tidak tahu,” katanya,” ujarnya.

Sementara saat dikonfirmasi lewat Whatsapp, Kasi Intel Kejari Berau mengatakan bahwa barang yang berupa speed boat, alat selam, landmark, kapak doping dan bagan apung yang merupakan aset Pokdarwis Sumping Nusa Kampung Pulau Derawan sumbernya memang dari dana hibah yang bersumber dari Bank Indonesia perwakilan Kaltim yang diserahkan pada tahun 2017, asetnya tersebut berada di Pulau Derawan, dan tidak setahu Kepala Dinas Pariwisata.

Menurut Kasi Intel Kejari, Kadis Pariwisata tidak mengetahuinya karena Pokdarwis Sumping Nusa Kampung Pulau Derawan tidak pernah melakukan koordinasi maupun pelaporan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Berau.

Lebih lanjut kasi Intel Kejari mengatakan Jumat, 11/6/2021 pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan untuk Ketua Pokdarwis, Wakil ketua, Sekretaris dan Bendahara Pokdarwis lama yang dibentuk tahun 2017.

“Kita lakukan pemanggilan untuk diminta keterangannya di Kantor Kejari Berau,” ujarnya. (mik)

Bagikan